RENUNGAN UNTUK HARI IBU

RENUNGAN UNTUK HARI IBU 😭
Oleh: yovi_el faqir

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. QS.Al-Isro'/23
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil" QS. AL-ISRO'/24
Sahabatku sesama muslim, di dalam Al-Quran Allah menyandingkan perintah menyembah kepadanya dengan perintah berbuat baik kepada orang tua. Tidakkah kita sadari perkara yang paling utama dalam agama islam adalah perintah tauhid yaitu mengesakan Allah jika ada perintah lain yang disandingkan dengan perintah tauhid, hal ini menunjukkan bahwa perintah tersebut merupakan perkara yang agung yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim.
Allah melarang kita berkata kasar kepada orang tua kita. Jika seandainya ada perkataan yang jauh lebih rendah daripada kata "AH" niscaya Allah akan melarangnya. Hal ini menunjukkan jika melakukan perbuatan sekecil apapun yang bisa menyakiti orang tua kita saja dilarang, apalagi membentak, menghardik, memukul dan perbuatan binatang yang lainnya.
Ibu kita adalah orang yang pertama kali mencintai kita bahkan sebelum kita dilahirkan, ibu kita adalah orang yang mencintai bahkan sebelum ada orang lain yang mengenal kita. Ibu kita yang dengan susah payah mengandung kita selama 9 bulan dengan penuh cinta, ibu kita adalah orang yang mempertaruhkan nyawanya ketika melahirkan kita. Bahkan kalaw kita bertanya ke ibu diseluruh dunia, dengan agama apapun ketika dia harus dihadapkan dengan pilihan apakah dokter harus menyelamatkan nyawanya atau nyawa anaknya ketika melahirkan, maka seorang ibu dengan iklas pasti akan bilang "selamatkanlah nyawa anak saya".
Sahabatku sesama muslim, banyak orang yang lupa begitu besar cinta seorang ibu kepada anaknya. Banyak orang yang lebih mendahulukan kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan ibunya. Bahkan lebih mendahulukan kepentingan orang yang dia cintai daripada menemani ibunya yang sedang sakit. Malas-malasan menjawab panggilan ibu tapi sangat semangat begitu menjawab telfon dari kekasihnya, lebih memilih mendengarkan kekasihnya daripada mendengar nasehat dari ibunya. Itu mungkin pernah terjadi didalam kehidupan kita sendiri.
Sahabatku sesama muslim, dulu ketika kita masih didalam kandungan ibu kita setiap malam selalu berdoa agar kita bisa lahir dengan selamat, ibu selalu berdoa agar kita menjadi anak yang normal tidak kurang satu apapun, setiap malam ibu kita bangun untuk berdoa kepada Allah.
Sakit yang luar biasa ketika melahirkan anaknya terlupakan begitu saja ketika dia melihat anaknya yang dilahirkan dengan selamat dan normal.
Ketika kita belum bisa berbicara, ibu kitalah orang yang selalu khawatir dengan pertumbuhan anknya, takut jika anaknya tidak tumbuh seperti anak yang lainnya, ibu kita rela bangun disepertiga malam, berdoa dan menangis kepada Allah, ibu kita minta agar anaknya segera bisa berbicara seperti anak2 yang lain. Tapi.
Begitu kita sudah bisa berbicara KATA-KATA APA SAJA YANG SUDAH KELUAR DARI MULUT KITA KEPADA ORANG TUA KITA??
begitu kita sudah bisa berbicara, sudah berapa sering kita melukai hati ibu kita dengan kata2 kasar yang keluar dari mulut kita?
Betapa pengkhianatnya kita.
Dulu, ketika kita belum bisa berjalan, ibu kita selalu berdoa agar kita segera bisa berjalan. Tapi
Begitu kita bisa berjalan kita malah pergi meninggalkan ibu kita, bahkan karena sudah terlalu nyaman dikota perantauan, kita malas untuk pulang menemui ibu kita. Malas untuk sekedar memberikan kabar kepada orang tua kita.
Betapa pengkhianatnya kita.
Dulu ketika kita sakit, ibu kita yang merelakan tanganya untuk menampung muntahan kita, ibu kita yang ihlas membersihkan semua kotoran2 kita, ibu kita rela kedinginan hanya untuk melihat anaknya tdur pulas dengan 2 selimut, ibu kita rela menahan lapar asalkan kita bisa makan, dengan senyumnya yang manis ibu kita bilang "ibu sudah kenyang nak, makan saja makananNya" tapi.
Sekarang, begitu giliran ibu kita yang sakit umury sudah tua dan pendengaran beliau yang berkurang, kita malah malas2san merawatya bahkan hanya sekedar untuk memijatnya, bahkan kita menyalahkan ibu kita karena kita harus mengulang perkataan kita disebabkan pendengaran beliau, kita merasa jijik untuk merawat ibu kita yang tidak berdaya, kita malah asyik2kan mendengarkan music dikamar bahkan ketika ajal maw menjemput ibu kita,
BETAPA PENGKHIANATNYA KITA.
Sahabatku sesama muslim, ketika nabi daud bertemu dengan malaikat maut beliau berpesan agar sebelum dia mencabut nyawanya, dia meminta untuk mengirim surat dulu kepada nabi daud, seiring berjalannya waktu malaikat maut datang dan akan mencabut nyawanya, lalu nabi daud protes kenapa sebelumnya dia tidak menerima surat. Malaikat maut menjawab. "Bukankah uban, gigi yang rontok, pendengaran yang berkurang adalah surat dariku?"
Sahabatku sesama muslim, coba kita perhatikan apakah tanda2 ini sudah ada di orang tua kita, kalau iya,
Maka jangan lagi membentaknya, jangan lagi menyakitinya, berbuat baiklah kepadanya, berbakti kepada mereka sebelum semuanya terlambat.
Dan doakanlah mereka ketika mereka sudah dipanggil oleh Allah, sesungguhnya harta kita, anak kita, jabatan kita bukanlah sesuatu yang diharapkan orang tua kita didalam kubur, melainkan hanya doa dari kita yang selalu mereka nantikan.
الجنة تحت اقدام الامهات
Surga dibawah telapak kaki ibu.
رضى الله فى رضى الوادين وسخط الله فى سخط الوالدين
Ridho Allah berada didalam ridho orang tua dan murka Allah berada didalam murka orang tua.
كل الذنوب يؤخر الله منها ما شاء الى يوم القيامة الا عقوق الوالدين 
Semua dosa akan diakhirkan siksanya oleh Allah dihari kiamat nanti kecuali dosa durhaka kepada orang tua.
Ya allah ampunilah dosaku dan dosa ibu bapakku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka meyanyangiku diwaktu kecil
Aamiin
💐SELAMAT HARI IBU💐
22/12/2016
RENUNGAN UNTUK HARI IBU 😭
Oleh: yovi_el faqir
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. QS.Al-Isro'/23
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil" QS. AL-ISRO'/24
Sahabatku sesama muslim, di dalam Al-Quran Allah menyandingkan perintah menyembah kepadanya dengan perintah berbuat baik kepada orang tua. Tidakkah kita sadari perkara yang paling utama dalam agama islam adalah perintah tauhid yaitu mengesakan Allah jika ada perintah lain yang disandingkan dengan perintah tauhid, hal ini menunjukkan bahwa perintah tersebut merupakan perkara yang agung yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim.
Allah melarang kita berkata kasar kepada orang tua kita. Jika seandainya ada perkataan yang jauh lebih rendah daripada kata "AH" niscaya Allah akan melarangnya. Hal ini menunjukkan jika melakukan perbuatan sekecil apapun yang bisa menyakiti orang tua kita saja dilarang, apalagi membentak, menghardik, memukul dan perbuatan binatang yang lainnya.
Ibu kita adalah orang yang pertama kali mencintai kita bahkan sebelum kita dilahirkan, ibu kita adalah orang yang mencintai bahkan sebelum ada orang lain yang mengenal kita. Ibu kita yang dengan susah payah mengandung kita selama 9 bulan dengan penuh cinta, ibu kita adalah orang yang mempertaruhkan nyawanya ketika melahirkan kita. Bahkan kalaw kita bertanya ke ibu diseluruh dunia, dengan agama apapun ketika dia harus dihadapkan dengan pilihan apakah dokter harus menyelamatkan nyawanya atau nyawa anaknya ketika melahirkan, maka seorang ibu dengan iklas pasti akan bilang "selamatkanlah nyawa anak saya".
Sahabatku sesama muslim, banyak orang yang lupa begitu besar cinta seorang ibu kepada anaknya. Banyak orang yang lebih mendahulukan kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan ibunya. Bahkan lebih mendahulukan kepentingan orang yang dia cintai daripada menemani ibunya yang sedang sakit. Malas-malasan menjawab panggilan ibu tapi sangat semangat begitu menjawab telfon dari kekasihnya, lebih memilih mendengarkan kekasihnya daripada mendengar nasehat dari ibunya. Itu mungkin pernah terjadi didalam kehidupan kita sendiri.
Sahabatku sesama muslim, dulu ketika kita masih didalam kandungan ibu kita setiap malam selalu berdoa agar kita bisa lahir dengan selamat, ibu selalu berdoa agar kita menjadi anak yang normal tidak kurang satu apapun, setiap malam ibu kita bangun untuk berdoa kepada Allah.
Sakit yang luar biasa ketika melahirkan anaknya terlupakan begitu saja ketika dia melihat anaknya yang dilahirkan dengan selamat dan normal.
Ketika kita belum bisa berbicara, ibu kitalah orang yang selalu khawatir dengan pertumbuhan anknya, takut jika anaknya tidak tumbuh seperti anak yang lainnya, ibu kita rela bangun disepertiga malam, berdoa dan menangis kepada Allah, ibu kita minta agar anaknya segera bisa berbicara seperti anak2 yang lain. Tapi.
Begitu kita sudah bisa berbicara KATA-KATA APA SAJA YANG SUDAH KELUAR DARI MULUT KITA KEPADA ORANG TUA KITA??
begitu kita sudah bisa berbicara, sudah berapa sering kita melukai hati ibu kita dengan kata2 kasar yang keluar dari mulut kita?
Betapa pengkhianatnya kita.
Dulu, ketika kita belum bisa berjalan, ibu kita selalu berdoa agar kita segera bisa berjalan. Tapi
Begitu kita bisa berjalan kita malah pergi meninggalkan ibu kita, bahkan karena sudah terlalu nyaman dikota perantauan, kita malas untuk pulang menemui ibu kita. Malas untuk sekedar memberikan kabar kepada orang tua kita.
Betapa pengkhianatnya kita.
Dulu ketika kita sakit, ibu kita yang merelakan tanganya untuk menampung muntahan kita, ibu kita yang ihlas membersihkan semua kotoran2 kita, ibu kita rela kedinginan hanya untuk melihat anaknya tdur pulas dengan 2 selimut, ibu kita rela menahan lapar asalkan kita bisa makan, dengan senyumnya yang manis ibu kita bilang "ibu sudah kenyang nak, makan saja makananNya" tapi.
Sekarang, begitu giliran ibu kita yang sakit umury sudah tua dan pendengaran beliau yang berkurang, kita malah malas2san merawatya bahkan hanya sekedar untuk memijatnya, bahkan kita menyalahkan ibu kita karena kita harus mengulang perkataan kita disebabkan pendengaran beliau, kita merasa jijik untuk merawat ibu kita yang tidak berdaya, kita malah asyik2kan mendengarkan music dikamar bahkan ketika ajal maw menjemput ibu kita,
BETAPA PENGKHIANATNYA KITA.
Sahabatku sesama muslim, ketika nabi daud bertemu dengan malaikat maut beliau berpesan agar sebelum dia mencabut nyawanya, dia meminta untuk mengirim surat dulu kepada nabi daud, seiring berjalannya waktu malaikat maut datang dan akan mencabut nyawanya, lalu nabi daud protes kenapa sebelumnya dia tidak menerima surat. Malaikat maut menjawab. "Bukankah uban, gigi yang rontok, pendengaran yang berkurang adalah surat dariku?"
Sahabatku sesama muslim, coba kita perhatikan apakah tanda2 ini sudah ada di orang tua kita, kalau iya,
Maka jangan lagi membentaknya, jangan lagi menyakitinya, berbuat baiklah kepadanya, berbakti kepada mereka sebelum semuanya terlambat.
Dan doakanlah mereka ketika mereka sudah dipanggil oleh Allah, sesungguhnya harta kita, anak kita, jabatan kita bukanlah sesuatu yang diharapkan orang tua kita didalam kubur, melainkan hanya doa dari kita yang selalu mereka nantikan.
الجنة تحت اقدام الامهات
Surga dibawah telapak kaki ibu.
رضى الله فى رضى الوادين وسخط الله فى سخط الوالدين
Ridho Allah berada didalam ridho orang tua dan murka Allah berada didalam murka orang tua.
كل الذنوب يؤخر الله منها ما شاء الى يوم القيامة الا عقوق الوالدين 
Semua dosa akan diakhirkan siksanya oleh Allah dihari kiamat nanti kecuali dosa durhaka kepada orang tua.
Ya allah ampunilah dosaku dan dosa ibu bapakku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka meyanyangiku diwaktu kecil
Aamiin
💐SELAMAT HARI IBU💐
22/12/2016

JANGAN TAKUT MENCUCI BAJU WALAUPUN TANGANMU MASIH KOTOR

JANGAN TAKUT MENCUCI BAJU WALAUPUN TANGANMU MASIH KOTOR
oleh: yovi_el faqir
For_Daksi

Sahabatku sesama muslim, jangan takut mencuci baju walaupun tanganmu masih kotor. 
Kenapa????
Karna, jika kita melakukan hal ini yang pertama kali bersih bukan bajunya tapi tangannya.
Banyak orang yang merasa tidak pantas untuk berdakwah berjuang dijalan Allah. Mereka merasa tidak pantas untuk amar makruf nahi munkar karna merasa belum menjadi orang yang baik, merasa amal ibadahnya belumlah sempurna, merasa dirinya sendiri masih perlu banyak belajar. Dan banyak lagi alasan yang lainnya.
Sahabatku sesama muslim.
Jika semua orang diseluruh dunia ini punya pemikiran seperti ini. Pertanyaanya.
1. Apakah didunia ini ada orang yang sempurna selain Rosulullah?
2. Jika semua orang merasa tidak pantas untuk berdakwah, lalu siapa lagi yang pantas? Niscaya hanya Rosul yang pantas
3. Jika tidak ada lagi orang yang berdakwah. Maka generasi berikutnya akan lebih banyak lagi orang yang tidak mengerti ilmu agama.
Sahabatku sesama muslim, sesungguhnya berdakwah itu tidak harus ceramah diatas panggung atau harus terkenal di telvisi.
Cukuplah bagi kita menunjukkan sesuatu yang baik kepada orang lain, saling menasehati diantara sesama muslim.
من دل على خير فله مثل اجر فاعله
(Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan maka baginya pahala seperti orang yang melakukanya)
بلغوا عني ولو اية
(Sampaikanlah walau hanya dengan satu ayat)
من رأى منكم منكرا فليغيره بيده فإن لم يستطع فبلسانه, فإن لم يستطع فبقلبه, وذلك أضعاف الإيمان
Barangsiapa di antara kamu sekalian yang melihat kemunkaran hendaknya merubah kemunkaran tersebut dengan tangannya, apabila tidak mampu maka dengan lisannya, apabila tidak mampu maka dengan hatinya, yang demikian adalah selemah-lemahnya iman
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma´ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. QS. Ali-Imron/104
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma´ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah QS. Ali-Imron/110
Sahabatku sesama muslim. Jangan takut mencuci baju walaupun tanganmu masih kotor. Janganlah takut untuk berdakwah karena dengan berdakwah secara ndak langsung kita telah berproses untuk merubah diri kita sendiri untuk menjadi lebih baik.
Jika kita ingin menyumbang pembangunan masjid tapi nunggu iklas malah masjidnya gak jadi jadi.
Mending kita nyumbang dulu akhirnya masjid jadi. Masalah ihlas kita belajar seiring berjalannya waktu. Dan ini lebih maslahah daripada maw amal jariyah tapi nunngu iklas dulu.
Malang, 20/12/2016
@yovielfaqirrohman

Obat dari segala penyakit

BERJUANG MELAWAN PENYAKIT smile emotikon
Suatu hari dalam suatu rumah sakit terdapat 2 pasien yang dirawat dikamar yang sama, 2 pasien ini memiliki kesamaan, kesamaan nasib, karna dokter telah memvonis keduanya bahwa umur mereka tidak akan lama lagi, katakan saja pasien yang satu bernama mawar dan pasien kedua bernama melati
.
Mawar menderita penyakit yang membuat dia hanya bisa berbaring di rumah sakit tanpa bisa berdiri, belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakitnya, melati juga seperti itu Cuma bedanya setiap waktu makan melati harus duduk dengan dibantu suster, tujuannya agar makanan yang dia telan bisa turun ke lambung .
Kedua pasien ini masih muda, masa depan mereka masih panjang, akan tetapi karna penyakitnya mereka berdua sudah kehilangan harapan untuk hidup, mereka putus asa. Apalagi ketika dokter sudah memvonis bahwa umur mereka tidak lama lagi.
Karna memiliki nasib yang sama mereka berdua menghabiskan waktunya dirumah sakit dengan saling ngobrol, saling menghibur satu sama lain, seperti kebiasaanya sehari-hari, ketika sudah tiba waktu makan, suster menyuapin makanan kepada mawar yang terbaring tidak berdaya, sedangkan melati harus duduk untuk bisa menelan makananya tentu saja dibantu oleh suster.
Suatu hari, si melati yang sedang duduk diatas kasurnya meminta kepada si suster untuk membuka jendela kamarnya ,karna kebetulan jendelanya tidak terlalu tinggi, sehingga hanya dengan duduk si melati bisa melihat keluar, melihat pemandangan yang ada diluar rumah sakit. Semenjak sore itu setiap melati selesai makan . Dia selalu meminta kepada si suster untuk membuka jendela kamarnya, susterpun selalu menurutinya.
Melihat hal ini si mawar pun, penasaran dengan kebiasaan baru melati, akhirnya dia bertanya kepadanya “ wahai melati, sebenarnya apa yang kamu lihat dibalik jendela itu, kenapa setiap hari kamu selalu minta kepada suster untuk membuka jendela? Ceritakanlah kepadaku wahai sahabatku ,apa yang kamu lihat karna sepertinya kamu sangat menyukainya, “ mendengar pertanyaan ini melati tersenyum, sepertinya dia sudah menunggu agar mawar bertanya hal itu, diapun menjawabnya, “wahai sahabatku sesungguhnya dibalik kamar ini terdapat taman yang luas, dan setiap hari di taman itu banyak sekali orang-orang bermain, ada seorang ayah yang bermain dengan anaknya, seorang kakek yang tertawa dengan cucunya, mereka bahagia sekali, sesungguhnya aku sangat senang melihat mereka setiap hari, aku berfikir jika seandainya saja aku bisa seperti mereka pasti aku bahagia sekali, setiap hari aku berjuang melawan penyakitku agar suatu saat nanti aku bisa seperti mereka, aku tidak mahu kehilangan harapan untuk sembuh, aku ingin suatu hari nanti bisa menikah dengan seorang yang sangat kucintai, memiliki anak dan cucu, bahagia sekali jika suatu saat nanti bisa tertawa bersama anak dan-cucuku menghabiskan waktu bersama mereka.
“wahai sahabatku tidakkah engkau mahu seperti mereka ?” melati melihat wajah mawar yang berseri-seri , akhirnya mawarpun berkata “wahai sahabatku maukah kau ceritakan kepadaku apa yang kamu lihat setiap hari, sesungguhnya aku senang sekali mendengar ceritamu, aku juga sangat berharap bisa melawan penyakitku dan bisa hidup seperti mereka.
Akhirnya semenjak sore itu, melati selalu menceritakan kepada mawar apa yang dilihatnya setiap hari dibalik jendela rumah sakit, semakin seringnya melati bercerita semakin bertambah tekad di hati mawar untuk sembuh, perlahan tapi pasti mawar dan melati berjuang melawan penyakitnya, mereka berjuang untuk sembuh, mereka berjuang untuk bisa bersama dengan orang yang mereka cintai, mereka ingin memiliki keluarga dan hidup bahagia bersama mereka. Mawar sangat bersukur dibalik ketidakberdayaanya yang hanya bisa berbaring ,dia memiliki seorang sahabat yang berusaha menghiburnya, disisi lain melati juga sangat senang bisa berbagi kebahagiaan kepada mawar, dia tidak pernah bosan bercerita kepada mawar tentang taman dibalik jendela rumah sakit yang selalu dia lihat setiap sore, bahkan melati selalu menjawab pertanyaan=pertanyaan dari mawar. Sampai pada suatu hari Allah berkehendak lain, melati meninggalkan mawar, orang yang setiap hari menghiburnya telah menghembuskan nafas terakhirnya, tentu saja mawar sedih sekali, dia baru saja memiliki sahabat yang bisa membuatnya bahagia.
Semenjak meninggalnya melati, sudah tidak ada lagi orang yang menghibur mawar tidak ada lagi yang dia jadikan teman berbagi suka dan duka, akan tetapi mawar terus berjuang melawan penyakitnya, dia ingin sembuh, dia ingin melihat sendiri taman dibalik jendela rumah sakit yang selalu diceritakan melati kepadanya dia ingin melihat orang-orang yang bermain di taman itu. Kepergian melati meninggalkan harapan kesembuhan bagi mawar. Dan ternyata keadaan mawar semakin membaik, perlahan tapi pasti mawar berhasil melawan penyakitnya, dokter pun terkejut dengan keadaan mawar yang sudah melewati masa kritis karna sebelumnya umur mawar divonis tidak akan lama lagi, akan tetapi tekad mawar untuk sembuh telah membawa keajaiban, dokterpun semakin yakin bahwa mawar bisa sembuh. Hingga pada akhirnya mawar sudah bisa menggerakkan tubuhnya, dia bisa bangun dari tempat tidurnya, dia bahagia sekali karna perjuangannya melawan penyakitnya tidak sia-sia, dia bersyukur kepada allah karna sudah diberi kesempatan untuk sembuh, sekarang dia bisa melihat sendiri kebahagian orang-orang yang selalu bermain ditaman rumah sakit itu, ketika hari menjelang sore, ketika seorang suster masuk untuk memeriksa keadaannya, ketika dia bisa duduk di atas tempat tidurnya, diapun langsung meminta kepada suster untk membukakan jendela rumah sakit, dia ingin melihatnya, dia ingin melihat taman yang selalu diceritakan oleh melati, dia ingin melihat sesuatu yang selama ini hanya bisa dia bayangkan. Akhirnya susterpun menyanggupi permintaannya , dibukakannya jendela rumah sakit itu. Betapa terkejutnya mawar, ternyata dibalik jendela rumah sakit itu tidak ada apa-apa, yang ada hanya tembok kosong, tidak ada taman besar yang selama ini selalu diceritakan melati kepadanya.
Dengan penuh kekecawaan mawar bertanya kepada suster, “wahai suster dimanakah taman besar yang selama ini selalu diceritakan melati kepadaku, selama ini melati selalu bercerita kepadaku tentang taman itu, setiap sore melati selalu bercerita kepadaku, bahwa dia melihat orang-orang yang bermain dan tertawa di balik jendela ini ? “ mendengar pertanyaan dari mawar susterpun tersenyum “wahai mawar sesunguhnya taman itu tidak pernah ada, yang ada hanya tembok kosong, selama ini melati bercerita seperti itu karna dia hanya ingin memotivasi kamu untuk sembuh, dia tidak mahu kamu menyerah dari penyakitmu, dia ingin kamu berjuang melawan penyakitmu dan akhirnya kamupun sembuh, ketahuilah mawar bahwa sesungguhnya melati sangat baik kepadamu, dia juga sudah berjuang melawan penyakitnya akan tetapi takdir berkata lain, jangan sekali-kali kamu berfikir bahwa dia membohongimu, dia berkata seperti itu karna memang diluar sana ada kebahagian yang bisa kamu raih, kebahagian yang bisa kamu dapatkan dengan cara berjuang melawan penyakitmu, mudah-mudahan kebaikan melati kepadamu membuat dia menemukan kebahagian lain disisi tuhannya mendengar cerita dari suster mawarpun tak kauasa menahan air matanya, fakta bahwa tidak adanya taman dibalik jendela itu tidak membuatnya kecewa, dia bersyukur sudah bertemu dengan melati yang sudah membuatnya menemukan obat dari penyakitnya dia bertekad agar terus berjuang melawan penyakitnya dia ingin sembuh agar apa yang dilakukan melati untuk memberinnya semangat hidup tidak akan pernah sia-sia, sampai pada akhirnya dia bisa keluar dari rumah sakit itu dan menemukan taman keindahan dalam hidupnya, dia menikah ,dan bisa hidup bahagia dengan keuarga kecilnya smile emotikon
Hikmah smile emotikon
“terkadang tekad yang kuat untuk bisa sembuh dari penyakit yang kita derita bisa menjadi obat dari penyakit itu, teruslah berjuang life is so beautiful, tancapkan keyakinan didalam diri bahwa dibalik cobaan yang kita alami, dibalik penyakit yang kita miliki tersimpan suatu keajaiban yang harus kita gali, jika terlalu sulit bagimu untuk peduli terhadap dirimu maka pedulilah dengan orang yang selalu ada untukmu, fikirkanlah kepada orang yang selalu ingin melihat senyummu”
“Ma anzalallahu daa’an illa anzalahu sifaa’an”
“Allah tidak menurunkan penyakit melainkan juga menurunkan obatnya”

10 Jenis Sholat yang tidak diterima

Rasulullah S.A.W. telah bersabda yang bermaksud : “Sesiapa yang memelihara solat, maka solat itu sebagai cahaya baginya, petunjuk dan jalan selamat dan barangsiapa yang tidak memelihara solat, maka sesungguhnya solat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak juga menjadi petunjuk dan jalan selamat baginya.” (Tabyinul Mahaarim)
Rasulullah S.A.W telah bersabda bahawa : “10 orang solatnya tidak diterima oleh Allah S.W.T, antaranya :
1. Orang lelaki yang solat sendirian tanpa membaca sesuatu.
2. Orang lelaki yang mengerjakan solat tetapi tidak mengeluarkan zakat.
3. Orang lelaki yang menjadi imam, padahal orang yang menjadi makmum membencinya.
4. Orang lelaki yang melarikan diri.
5. Orang lelaki yang minum arak tanpa mahu meninggalkannya (Taubat).
6. Orang perempuan yang suaminya marah kepadanya.
7. Orang perempuan yang mengerjakan solat tanpa memakai tudung.
8. Imam atau pemimpin yang sombong dan zalim menganiaya.
9. Orang-orang yang suka makan riba’.
10. Orang yang solatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan yang keji dan mungkar.”
Sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud : “Barang siapa yang solatnya itu tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya solatnya itu hanya menambahkan kemurkaan Allah S.W.T dan jauh dari Allah.”
Hassan r.a berkata : “Kalau solat kamu itu tidak dapat menahan kamu dari melakukan perbuatan mungkar dan keji, maka sesungguhnya kamu dianggap orang yang tidak mengerjakan solat. Dan pada hari kiamat nanti solatmu itu akan dilemparkan semula ke arah mukamu seperti satu bungkusan kain tebal yang buruk.”

Rela dimasukkan ke Neraka

Nabi Musa AS suatu hari sedang berjalan-jalan melihat keadaan ummatnya. Nabi Musa AS melihat seseorang sedang beribadah. Umur orang itu lebih dari 500 tahun. Orang itu adalah seorang yang ahli ibadah. Nabi Musa AS kemudian menyapa dan mendekatinya. Setelah berbicara sejenak ahli ibadah itu bertanya kepada Nabi Musa AS, Wahai Musa AS aku telah beribadah kepada Allah SWT selama 350 tahun tanpa melakukan perbuatan dosa. Di manakah Allah SWT akan meletakkanku di Sorga-Nya?. Tolong sampaikan pertanyaanku ini kepada Allah. Nabi Musa AS mengabulkan permintaan orang itu. Nabi Musa AS kemudian bermunajat memohon kepada Allah SWT agar Allah SWT memberitahukan kepadanya di mana ummatnya ini akan ditempatkan di akhirat kelak. Allah SWT berfirman, “Wahai Musa (AS) sampaikanlah kepadanya bahwa Aku akan meletakkannya di dasar Neraka-Ku yang paling dalam”. Nabi Musa AS kemudian mengabarkan kepada orang tersebut apa yang telah difirmankan Allah SWT kepadanya. Ahli ibadah itu terkejut. Dengan perasaan sedih ia beranjak dari hadapan Nabi Musa AS. Malamnya ahli ibadah itu terus berfikir mengenai keadaan dirinya. Ia juga mulai terfikir bagai mana dengan keadaan saudara-saudaranya, temannya, dan orang lain yang mereka baru beribadah selama 200 tahun, 300 tahun, dan mereka yang belum beribadah sebanyak dirinya, di mana lagi tempat mereka kelak di akhirat. Keesokan harinya ia menjumpai Nabi Musa AS kembali. Ia kemudian berkata kepada Nabi Musa AS, “Wahai Musa AS, aku rela Allah SWT memasukkan aku ke dalam Neraka-Nya, akan tetapi aku meminta satu permohonan. Aku mohon agar setelah tubuhku ini dimasukkan ke dalam Neraka maka jadikanlah tubuhku ini sebesar-besarnya sehingga seluruh pintu Neraka tertutup oleh tubuhku jadi tidak akan ada seorang pun akan masuk ke dalamnya”. Nabi Musa AS menyampaikan permohonan orang itu kepada Allah SWT. Setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Nabi Musa AS maka Allah SWT berfirman, “Wahai Musa (AS) sampaikanlah kepada ummatmu itu bahwa sekarang Aku akan menempatkannya di Surga-Ku yang paling tinggi”.

Bahaya Ghibah (kultum)

LAGI-LAGI NASEHAT heart emotikon
edisi ‪#‎nyindir_diri_sendiri‬ pacman emotikon
teng ting tong. ketemu lagi grin emotikon
bosen ya? bosen kan? bosen dunk? pacman emotikon
daripada fban baca status orang yang gak jelas mendingan baca status ini, dijamin tambah gak jelas grin emotikon
hemb, mulai dari mana ya ?
bismillah. . . smile emotikon
ada suatu perbuatan yang dilarang agama tapi sudah familiar dikalangan ibu-ibu, bapak-bapak iya gak ya? ah sudah lah. grin emotikon
emank perbuatan apa mbah?
apa lagi kalau bukan ghibah (menggunjing orang lain) bahasa inggrisnya (rasan-rasan.) tongue emotikon
“kesalahan orang lain sebesar jarum diatas tumpukan jerami kita bisa melihatnya, akan tetapi kesalahan diri sendiri sebesar gajah didepan mata kita, kita tidak bisa melihatnya ”
perbuatan ghibah biasanya muncul dari penyakit hati, iri (tidak senang melihat orang lain senang dan berusaha menyainginya) dengki (senang lihat orang lain susah, dan susah melihat orang lain senang)
terkadang seseorang tidak sadar ketika berbuat ghibah, berdasarkan dalil salah kaprah frown emotikon
“yang aku bicarakan ini bukan mengada-ngada, tapi fakta”
atas dasar ini, terkadang seseorang merasa telah menyampaikan kebenaran, mereka berfikir jika apa yang disampaikan tentang orang lain itu fakta maka mereka tidak merasa berbuat dosa. frown emotikon
contoh : hey taw gak, dosen itu lho, kalau ngajar ngawur, mazak bosen dosen bahasa inggris, ngajarnya filsafat, ngrusak akidah lagi, sukanya menghina ulama’ ,pokoknya ucapanya penuh dengan kontroversial.
hemb. mazak iya tah? nama dosen itu cpa ce? grin emotikon ah. sudahlah tongue emotikon, haha
so. sebenarnya ghibah itu seperti apa dan bagaimana??
hadist nabi
“Tahukah kalian apa itu ghibah?” Para sahabat menjawab: “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahuinya.” Nabi berkata:“Engkau membicarakan saudaramu dengan sesuatu yang dia benci.” Ada yang bertanya:“Bagaimana pendapat anda jika padanya ada apa saya bicarakan?” Beliau menjawab: “Jika ada padanya apa yang engkau bicarakan maka engkau telah mengghibahnya, dan jika tidak ada padanya apa yang engkau bicarakan maka engkau berbuat buhtan (fitnah) terhadapnya.” [HR Muslim (2589)]
tuh lihat, dari hadist diatas sudah jelas, yang dimaksut dengan ghibah adalah membicarakan aib orang lain walaupun aib itu memang faktanya.
dan jika aib itu tidak benar makan berakibat pada fitnah
oh. gitu tho mbah. maf mbah saya ngantok smile emotikon © ah sudah.lah. nanti tak kasih dongeng heart emotikon maw?
huaaah pacman emotikon
balasan bagi orang yang suka mengibah :
“Ketika saya dimi’rajkan, saya melewati suatu kaum yang memiliki kuku dari tembaga sedang mencakar wajah dan dada mereka. Saya bertanya: “Siapakah mereka ini wahai Jibril?” Jibril menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang memakan daging manusia (ghibah) dan melecehkan kehormatan mereka.” [HR Abu Daud (4878). Hadits shahih.]
naudzu billahi min dalika frown emotikon
sudah, sangat jelas sekali larangan menggunjing orang lain, terkadang karna terlalu asyiknya menggosip sampai tidak sadar telah berbuat sesuatu yang dilarang agama, termasuk yang nulis status ini frown emotikon grin emotikon kalau yang baca . . . ?? penuh dengan misteri smile emotikon
menggibah, orang lain sebenarnya sama dengan perumpaan, kita melihat aurat teman kita yang terbuka sedikit, tapi kita tidak mahu menutupi malah menelanjanginya di depan umum. frown emotikon
apa mbah, telanjang ? grin emotikon ulangi.
orang- yang benci kepada saudarnya sesama muslim, bawaanya selalu mencari-cari kesalahanya dan menjadikanya cerita panas no 1 menurut hot spot ‪#‎ngawur‬. pacman emotikon
cuma yang paling mengharukan, terkadang dia membicarakan kesalahan orang lain akan tetapi tidak sesuai dengan faktanya, ujung-ujungnya jadi fitnah akhir jaman. cry emotikon banyak orang mendapatkan kabar yang belum tentu kebenaranya tetapi langsung mempercanyainya dan menyebarkanya, menilai orang lain hanya sebatas apa yang dia lihat.
katanya mas PK, “jangan hanya melihat satu pohon tapi lihatnya seluruh hutan, dan jangan melihat sesuatu hanya lewat satu isi ” smile emotikon
PK? cpa it mbah. ?
pangeran kegelapan grin emotikon grin emotikon
contoh- heh, cowok it lho, anaknya playboy, sukai mainin cewek, sok keren. tebar pesona, welcome, frown emotikon
hanya bisa menilai dari apa yang dia lihat,… padahal faktanya tidak seperti itu justru kebalikanya
terlalu sibuk, memikirkan kesalahan orang lain, tapi tidak pernah intropeksi diri, suka merendahkan kehormatan orang lain padahal dia sendiri yang tidak punya kehormatan.
ezt. ezt. ezt. mbah, nasehte. kurang mantep, ezt. umum. aq ngantok. dongeng. ae. pacman emotikon
ok. baca cerita ini. wink emotikon
Ada seorang perempuan, yang berada di pelabuhan, rencanya maw naik kapal, (ya iyalah, mazak maw naik bus) kapal berangkat 20 menit lagi, perempuan ini duduk dikursi panjang, sambil baca koran, setelah beberapa menit ini perempuan merasa lapar, akhirnya beli kue yang kebetulan lewa (maksutnya penjual kue grin emotikon yang lewat ) katakan saja onde-onde, setelah kejadian itu, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang duduk disebelahnya, perempuan ini tidak memperdulikanya, tapi asyik baca koran, karna merasa laper dia makan kuenya yang dia taruh disampingnya, diantara dia dan laki-laki tadi, ketika perempuan ini mengambil satu kue tidak disangka, tidak diduga, dan tanpa dirancanakan, smile emotikon laki2 disebelahnya ikut ngambil juga, . . . akhirnya perempuan ini, keheranan, didalam hati jengkel, tapi tidak mempermasalahnya cuma onde2,
setelah itu, perempuan ini ngambil kuenya satu lagi, e.e.e. ternyata laki2 tadi masih ikut ngambil juga tanpa permisi, dan kejadiannya terus seperti itu sampai kue yang terakhir, terjadi kompetensi rebutan makan kue. . . di.dalam hati perempuan tadi merasa dipermainkan,
“ini, orang rakus banget, gak taw diri, kuenya orang diambil tanpa permisi, gak merasa punya salah lagi, dasar gak punya malu”
akhirnya kue tinggal satu, perempuan tadi tidak mengambilnya tapi ingin ngetes, laki-laki tadi masih berani ngambil atau gak, dia melihat, sepertinya laki2 tadi sedikit ragu mau mengambilnya, tapi ternyata dia beranikan diri untuk mengambil kue terakhir, dia memotong kue tersebut menjadi 2 bagian, kemudian memberikan setengahnya kepada perempuan tadi.
“ini mbak maw? ”
akhirnya kesabaran perempuan tadi habis. dia tidak menerima potongan kuenya malah membanting koran, dia caci maki laki2 tadi, saking marahnya sampai semua nama hewan di kebun binatang keluar (anjing, babi, jaran, jangkrik, celeng. asu, bedes grin emotikon )
perempuan ini, pergi meninggal.kan laki-laki tadi, karna kebetulan, kapal sudah maw berangkat, kesempatan bagi dia, naik kapal meninggalkan laki-laki gak punya malu tadi,
singkat cerita perempuan ini sudah berada ditengah laut, dia sudah melupakan kejadian kue tadi, ketika didalam kapal perempuan tadi membuka tasnya, ternyata apa yang terjadi. ? kasih taw gak ya? grin emotikon
dia, menemukan didalam tasnya ternyata kue yang dia beli tadi berada didalam tasnya, masih utuh tidak berkurang satupun. jadi ternyata kue yang dia makan dipelabuhan tadi, bukan kuenya tetapi kuenya si laki2 yang sudah dia hina habis-habisan. perempuan ini baru sadar ternyata dialah yang salah, dia maw minta maf tetapi sudah terlambat, kapal sudah berangkat.
hemb. coba kita pahami hikmah dari cerita diatas.
terkadang kita sibuk memikirkan kesalahan orang lain tapi kita tidak pernah memikirkan kesalahan diri sendiri, kita sibuk menvonis orang lain buruk, padahal kita sendiri yang buruk, kita memvonis orang lain bangsat padahal kita sendiri yang bangsat.
thats way. mari kita perbaiki diri, tidak suka membicarakan aib orang lain, jika sudah pernah menggibahnya mari kita bertobat dan minta maf kepada orang yang pernah kita sakiti, jangan sampai kita terlambat, sebelum ajal menjemput, sebelum kapal menuju akhirat sudah berangkat.
karna, sebanyak apapun dosa kita kepada allah diampuni selama maw bertobat, dan sekecil apapun dosa kita kepada orang lain, karna pernah menyakitinya niscaya allah tidak akan pernah menerima tobatnya sebelum kita minta maf kepada orang yang pernah kita sakiti” cry emotikon
cukup ya jeck. ngantok. grin emotikon
kalimat terakhir, dari hadist rosul, kitab qomituhiyan
man mata taiban minal ghibah, fahuwa ahkiru man yadhulul jannah, waman mata musirron alaiha fahuwa awwaluman yadhulun nar wahuwa yabky
barangsiapa mati dalam keadaan bertobat dari ghibah, maka dia termasuk orang yang terakhir masuk surga. dan barangsiapa yang mati tanpa berhenti dari perbuatan ghibah, maka dia termasuk orang pertama masuk neraka. dan dia menangis
cry emotikon
al. hanifa

Jangan Korbankan Wanita!

Jangan Korbankan Wanita! 

http://osolihin.wordpress.com/ 


Nah, sekarang gaulislam bakalan ikut peduli soal harkat dan martabat kaum perempuan. Ciee.. bukan karena setuju feminisme lho, tapi karena Islam memang mengajarkan kita memuliakan wanita. Tetapi sepertinya saat ini, fakta menunjukkan bahwa wanita diciptakan untuk menyenangkan laki-laki semata. Di tempat-tempat hiburan, perempuan telah menjadi barang dagangan yang bisa menggairahkan bagi laki-laki. Tak ada tempat hiburan yang ‘menjual’ laki-laki, kan? Malah Demosthenes (orator hebat di masa Yunani Kuno) pernah berkata, “Kita perlukan gundik untuk memuaskan kesenangan kita, dan istri untuk melahirkan keturunan kita.” Halah!
Sejauh ini fakta telah menempatkan wanita pada posisi yang membuatnya terpuruk. Di jaman dulu, wanita ditempatkan pada posisi yang rendah. Boleh dikatakan, tak layak hidup. Seperti apa yang pernah dilakukan oleh para ayah di masa jahiliyah yang mengubur hidup-hidup anak perempuannya. Masa itu terus berlanjut seiiring dengan makin berkembangnya ilmu dan teknologi, yang membuat penindasan itu bervariasi dalam model-model yang tak kalah sadis.
Coba deh, anak cewek pasti hapal bener dengan berbagai kasus pelecehan seksual, misalkan. Sampai sekarang pelecehab seksual masih hangat untuk dibicarakan, namun terus terang aja, tak ada penyelesaian yang benar dan baik. Wanita seolah tetap terpuruk dalam dunianya yang serba terbatas. Setelah itu, semua masalah ditumpahkan dan wanita jadi penyebab semua itu. Anak cewek menerima? Tentu saja sewot. Meski tanpa disadari mereka sendiri yang sebenarnya menciptakan kondisi itu dengan menyukai aturan yang berlaku di masyarakat sekarang ini. Ibaratnya, ia merasa jijik kalau harus masuk WC, namun karena butuh dan terbiasa, akhirnya dinikmati juga. Bener nggak, Non?
Feminisme; racun atau madu?
Sekarang ini kaum wanita makin sering bicara soal martabat dan persamaan derajat dengan laki-laki (termasuk dalam RUU KKG). Ide-ide feminisme pun berkembang dengan lancar dan tampak mendapat sambutan yang antusias dari—tentu—kalangan wanita juga laki-laki yang setuju ide feminisme. Mereka berpikir bahwa sudah saatnya untuk menyamakan peran dengan laki-laki. Meski akhirnya tanpa disadari narus mengorbankan harga dirinya. Memang, tak semua tuntutan persamaan itu salah, Non. Sebab, dalam beberapa hal boleh-boleh saja, seperti dalam masalah pendidikan, anak cewek boleh bersaing dengan laki-laki.
Sayangnya, emansipasi yang digembar-gemborkannya untuk mengangkat dan membebaskan wanita dari perbudakan malah menjerumuskannya pada perbudakan baru. Pada masyarakat kapitalis seperti sekarang ini, wanita telah menjadi komoditas alias barang yang diperjual-belikan. Mereka dijadikan sumber tenaga kerja yang murah atau dieksploitasi untuk menjual barang. Barang jenis industri mutakhir seperti mode, kosmetik dan hiburan, hampir sepenuhnya memanfaatkan ‘jasa’ wanita. Pendidikan dan media-massa menampilkan citra wanita yang penuh glamour—sensual dan fisikal. Penuh sensasi, dan tentu nggak ketinggalan, bodi! Wuih, kasihan amat.
Pada masyarakat bebas kayak begini, wanita dididik untuk melepaskan segala ikatan normatif, kecuali kepentingan industri. Tubuh mereka dipertunjukkan untuk menarik selera konsumen. Coba bayangin, betapa konyolnya, iklan mobil mewah rasanya belum lengkap kalau tak hadir di sampingnya gadis berbodi aduhai. Permen rasanya belum manis kalau tak menyertakan penampilan gadis dengan bibir sensual mengunyah permen.
Akibat lanjutnya, pelecehan seksual manjadi trend tersendiri. Digandrungi sekaligus dikecam. Saling tunjuk hidung antara kaum cowok dan kaum cewek sudah biasa. Sama-sama tak mau disalahkan. Kaum pria protes ketika dituduh sebagai biang kerok pelecehan seksual. Tak cukup sampai di situ, ternyata kaum wanita juga menuduh para cowok karena tak mampu menahan nafsu. Tak ada yang mau kalah dan disalahkan. Jadi gimana dong? “Tuduhlah aku sepuas hatimu…” *jadi ngedangdut gini nih! Halah!
Namun, disadari atau tidak, wanita telah menjerumuskan dirinya ke dalam kubangan yang penuh lumpur, ditambah dengan kondisi lingkungan masyarakat saat ini yang tak ramah bagi seorang wanita. Gimana nggak ramah, setiap hari kondisi masyarakat sepertinya memberikan justifikasi alias pembenaran terhadap apa yang dilakukan kaum Hawa saat ini. Kondisi masyarakat bahkan menuntut kaum wanita untuk berbuat seperti itu. Tentu sangat berbahaya menciptakan kondisi yang tak sehat buat kaum wanita. Walhasil, emansipasi ternyata memberikan racun ganas yang mematikan. Kasihan, ya?
Sobat muda muslim pembaca setia gaulislam, kalo kita melihat draft RUU KKG, rasa-rasanya pantas bagi kita yang mukmin mengkritisinya. Definisi gender dari naskah RUU KKG di DPR RI yang beredar: “Gender adalah pembedaan peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan yang merupakan hasil konstruksi sosial budaya yang sifatnya tidak tetap dan dapat dipelajari, serta dapat dipertukarkan menurut waktu, tempat, dan budaya tertentu dari satu jenis kelamin ke jenis kelamin lainnya.” (pasal 1:1)
Menurut Dr Adian Husaini, peneliti INSISTS, dalam Catatan Akhir Pekan-nya yang ke-333, 8 April 2012 lalu menuliskan: “Sepintas, definisi semacam itu seolah-olah tampak biasa-biasa saja. Padahal, jika dilihat dalam perspektif ajaran Islam, konsep gender dalam draft RUU tersebut jelas-jelas keliru.  Sebab, pembedaan peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam Islam bukanlah merupakan hasil budaya, tetapi merupakan konsep wahyu. Ketika Rasulullah saw. melarang seorang istri untuk keluar rumah karena dilarang suaminya – meskipun untuk berziarah pada ayahnya yang meninggal dunia – larangan Nabi itu bukanlah budaya Arab. Tetapi, itu merupakan ajaran Islam yang berdasarkan kepada wahyu Allah.”
Kemudian Dr Adian Husaini menuliskan kembali dalam catatannya: “Sebagai contoh, perempuan ulama fiqih terbesar, yakni Siti Aisyah r.a., tidak berbeda pendapatnya dengan pendapat para sahabat laki-laki dalam berbagai masalah hukum yang kini digugat kaum feminis. Belum lama ini telah terbit sebuah buku karya Sa’id Fayiz al-Dukhayyil, Mawsu’ah Fiqh ‘Aisyah Umm al-Mu’minin, Hayatiha wa Fiqhiha, (Dar al-Nafes, Beirut, 1993), yang menghimpun pendapat-pendapat Siti Aisyah r.a. tentang masalah fiqih. Hingga kini, ribuan ulama dan cendekiawan Muslimah tetap masih aktif menentang ide-ide ekstrim dari para feminis dan aktivis KKG yang terinspirasi atau terhegemoni oleh pandangan hidup sekular-liberal atau Marxisme.”
Sosok wanita ideal dalam Islam
Rasulullah saw. membuat empat buah garis seraya berkata: “Tahukan kalian apakah ini?’ Mereka berkata: ‘Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.’ Nabi saw.. lalu bersabda: “Sesungguhnya wanita ahli surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad saw.,  Maryam binti ‘Imron, dan Asiyah binti Mazahi.’ (Mustadrak Al-Shahihain 2:497)
Kamu tahu Khadijah? Dialah istri nabi yang pertama dan wanita pertama yang beriman atas kenabian Muhammad saw. Dia pula yang pertama mendapat gelar ummul mukminiin.
Lahir dari kalangan keluarga yang mulia, jujur dan pemimpin. Dibesarkan di kalangan keluarga mulia, terdidik dengan akhlak yang terpuji, bersifat teguh dan cerdik, sehingga kaumnya memanggil thohiroh karena sangat perhatian terhadap akhlak dan kesopanan yang mulia.
Wanita cerdas dan bisniswati yang sukses dalam menjalankan roda-roda usahanya dan sanggup membiayai hampir seluruh dakwah Rasulullah saw. Beliaulah teladan “Khadijah-Khadijah kontemporer abad ini—yang tengah menggapai angan-angan kosong emansipasi yang telah membuatnya meninggalkan segalanya.
Beliaulah satu-satunya ‘usahawati’ yang terkemuka di jamannya. ‘Kerajaan’ bisnisnya meliputi jazirah Arab. Namun tetap rendah hati dan berakhlak mulia, tetap menjaga kesuciannya dan tetap menjadi ibu bagi anak-anaknya—plus menghormati Rasulullah sebagai suami tercintanya meski usia suaminya lebih muda 15 tahun darinya. Namun Khadijah tetap patuh dan taat. Tidak seperti wanita-wanita kantemporer yang egonya tinggi dan cenderung lepas kendali bila sudah berada di papan atas. Bahkan tak segan untuk menjalin ikatan lahir bathin dengan mitra bisnisnya yang laki-laki. Atau malah kedudukannya dipakai untuk mendikte dengan melakukan pelecehan seksual terhadap anak buahnya. Seperti apa yang digambarkan dalam film Disclosure-nya Demi Moore yang meneror bawahannya yang diperankan Michael Douglas (film tahun 1994). ltu di film, tapi tak mustahil hal itu terjadi dalam dunia nyata. Gimana, Non, mungkin kan?
Tahu tentang sosok Asma binti Yazid? Beliau adalah seorang orator, singa podium dari kalangan wanita. Dia bukanlah Megawati atawa aktivis liberal macam Musdah Mulia, dan amat sangat jauh levelnya kalo (boleh) dibandingkan dengan Ayu Ting-Ting atau Trio Macan.
Prestasi dan prestisenya sulit dilukiskan dengan kata-kata. Bener, nggak bohong. Pun pengabdiannya pada Islam telah membuat dirinya disegani. Selain sebagai singa podium, ia juga adalah pejuang yang tabah, wanita terhormat, tergolong ahli pikir dan ahli agama. Bahkan beliau ini dipercaya untuk menjadi delegasi wanita dalam menyampaikan segala uneg-uneg atau permasalahan yang berhubungan dengan para wanita kepada Rasulullah saw. dalam majelis syuro.
Suatu ketika, saat pertemuan Asma melontarkan pertanyaan yang membebani kaum wanita. “Ya Rasulullah. Aku rnewakili kaum wanita untuk menanyakan kepadamu tentang beberapa hal. Bukankah engkau diutus oleh Allah untuk rahmat bagi manusia—laki-laki dan wanita? Namun dalam beberapa masalah ternyata kami merasa dibedakan dengan laki-laki. Kami sama-sama beriman dan bertakwa, narnun kami juga merasa iri dengan perbuatan kaurn laki-laki yang seolah menempatkan mereka pada posisi yang baik untuk mendapatkan pahala yang besar. Mereka boleh berjihad, semantara kami hanya mengurus anak-anak dan menjahit pakaian mereka. Mereka diberi kesempatan untuk mendapatkan pahala sholat jumat, sementara kaum wanita tak boleh. Bagaimana ini ya Rasulullah?”
Mendengar ‘protes’ demikian Rasulullah saw. kaget, meski protesnya tentu saja tak disertai gelar poster dan demo mogok makan. Ternyata, Non, yang diproteskan para muslimah itu bukan keinginan mendapatkan berlian seberat 2 kilogram, atau persamaan hak untuk mendapatkan jabatan eksekutif dari jenjang karir papan atas. Yang mereka tanyakan justru persamaan dalam memperoleh pahala dan menjalankan syariat. Hebat, bener!
Kemudian yang mulai Rasulullah saw. dengan bangga bertanya kepada peserta pertemuan yang lain: “Pernahkan kalian mendengar pertanyaan yang lebih baik selain soal-soal agama seperti wanita ini?. Ya Rasulullah, kami tidak menyangka dan berpikir wanita itu akan bertanya sedemikian jauh,”  jawab hadirin kompak dan spontan.
“Wahai Asma’ kau pahami dan sampaikan nanti pada kaummu. Kebaktianmu pada suami dan usaha mencari kerelaannya telah meliputi dan menyamai semua yang dilakukan suami kalian (kaurn pria),”  jawab Rasulullah singkat, namun padat dan bermakna tinggi.
Jawaban tersebut karuan saja menggembirakan hati Asma dan segera ia pulang dan menyampaikan berita itu kepada para wanita. Dan mereka pun menerima dengan senang hati. Tidak banyak bantahan dan tuntutan seperti halnya srikandi-srikandi kontemporer yang ingin berperan ganda, sampai-sampai melalaikan yang wajib dan mengejar yang mubah bahkan makruh dan haram sekalipun. Bisa berabe, Non!
Dua tokoh inilah, yang setidaknya bisa dijadikan sosok ideal wanita muslimah. Kamu juga bisa Non, asal mau mengubah diri. Bener, semua orang juga bisa. Masa’ untuk maksiat aja bisa, kenapa untuk keridhoan Allah nggak mampu? Ayo, kamu bisa!
Islam memuliakan wanita
Suatu ketika seorang muslimah di kota Amuria–terletak antara wilayah Irak dan Syam–berteriak minta tolong karena kehormatannya dinodai oleh seorang pembesar Romawi. Teriakan ini ternyata terdengar oleh Khalifah Mu’tashim, pemimpin umat Islam saat itu. Kontan saja ia mengerahkan tentaranya untuk membalas pelecehan itu. Bukan saja sang pejabat, tapi kerajaan Romawi langsung  digempur. Sedemikian besarnya tentara kaum muslimin hingga diriwayatkan ‘kepala’ pasukan berada di Amuriah sedangkan ‘ekornya’ berakhir di Baghdad—bahkan masih banyak tentara yang ingin berperang. Fantastic!
Untuk membayar penghinaan tersebut 30.000 tentara musuh tewas dan 30.000 lainnya menjadi pesakitan. Itu wujud perhatian Khalifah (pemimpin negara Islam kepada rakyatnya). Hebat ya perhatian Islam sama rakyatnya. Nggak seperti sekarang, malah mau mengorbankan wanita ke lembah nista melalui RUU KKG. Gawat bin bahaya, pemimpin seperti itu mah.
Dalam Islam, kehormatan manusia baik laki-laki maupun wanita, dijunjung demikian tinggi. Haram hukumnya melanggar kehormatan orang lain. Termasuk tindak pelecehan seksual. Jangankan mencolek, atau bahkan memperkosa, melirik wanita yang bukan mahrom dengan syahwat pun haram hukumnya. Rasulullah pernah memalingkan muka Fudhail karena memandang wanita—yang saat itu menghadap Rasulullah—dengan syahwat.
Namun amat disayangkan, bahwa wanita-wanita sekarang ini cenderung membiarkan dirinya hanyut dalam gelombang emansipasi yang amburadul. Hampir semua bagian ingin direngkuh demi persaingan harga diri dengan laki-laki. Tak peduli meski akhimya harus mengorbankan harga diri. Kamu, jangan begitu, ya Non!
Banyak wanita yang bekerja di sektor industri dengan tidak memperhatikan apakah jenis pekerjaannya sesuai atau tidak dengan kodratnya sebagai wanita. Apakah jenis pekerjaannya itu membahayakan dirinya atau tidak, menjaga kesuciannya atau tidak, mereka sudah tak peduli. Misalkan kerja di pabrik mengoperasikan mesin giling atau bekerja dipengeboran minyak. Sama celakanya menceburkan diri dengan bekerja di bar atau hotel yang bakal merendahkan martabat dan mengotori kesuciannya. Wah, bahaya, Non!
Tapi ironisnya, di saat kaum wanita negeri ni menggembar-gemborkan emansipasi di segala bidang, ternyata orang-orang di Barat sudah mulai meninggalkannya sedikit demi sedikit. Malah ada yang sampai mengkritik para wanita di negerinya yang rela bekerja hingga tak peduli akan kehormatan dirinya. Paling tidak, Anna Rued yang menulis dalam sebuah bukunya—Eastern Mail, ia menyebutkan bahwa “Kita harus iri kepada bangsa-bangsa Arab yang telah mendudukkan wanita pada tempatnya yang aman. Dimana hal itu jauh berbeda dengan keadaan di negeri ini (Inggris) yang membiarkan para gadisnya bekerja bersama laki-laki di kilang-kilang minyak—yang tidak saja menyalahi kodrat—tetapi bisa menghancurkan kehormatannya.”
Nah, dalam urusan wanita ini, lebih jauh Rasulullah telah mengajarkan kepada kita melalui sabdanya:“Sebaik-baik kalian adalah yang selalu berbuat baik terhadap istri-istri kalian.” (HR Turmidzi)
Kemudian sabdanya yang lain adalah: “Takutlah kepada Allah dan hormatilah kaum, wanita.” (HR Muslim)
Kata orang, sejarah yang buruk itu memang getir, tetapi banyak orang juga tak bisa belajar dari kegetiran sejarah. Apa maksudnya? Sebagai contoh, kaum wanita sekarang kini tengah dilanda kegetiran hidup, di semua sektor ternyata membuat dirinya tak aman. Semuanya menyisakan masalah bagi wanita dan menempatkannya sebagai korban. Nah, agar tak terus jadi korban lingkungan yang tak ramah ini, maka sudah saatnya para wanita sadar akan ‘sejarahnya’ sekarang ini yang amburadul bin kusut. Tidak hanya sadar, tapi juga harus berusaha untuk lepas dari kegetiran hidup itu. Kalau mau bijaksana, tentu harus bercermin kepada Islam.
Kenapa Islam? Karena hanya Islam lah yang telah menempatkan para wanita pada posisi yang seharusnya dan sewajarnya. Islam akan melindungi kehormatan wanita, dan akan memberikan rasa aman, termasuk buat para gadis macam kamu. Hanya saja hal ini kembali kepada kaum wanita apakah mereka ingin menjadi baik atau tetap menjadi korban. Yang jelas Islam telah memberikan segalanya bagi wanita. Dan itu hanya bisa dicapai ketika Islam direalisasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Islam sebagai sebuah ideologi alias Islam diterapkan sebagai aqidah dan syariat dalam sebuah negara. Tidak seperti sekarang, Islam cuma etalase. Atau cuma simbol belaka, tidak dijadikan sebagai pengatur kehidupan.
Jadi pilih mana, tetap jadi korban atau ikut Islam? Ya, pilih Islam, dan lupakan sistem yang lain! [o.solihin | Twitter @osolihin | Blog: www.osolihin.net]

ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM

INDEKS ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM YANG MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT DARI gizanherbal.wordpress.com

BERIKUT INI INDEKS ARTIKEL-ARTIKEL ISLAM YANG MENARIK DAN SANGAT BERMANFAAT DARI gizanherbal.wordpress.com , kumpulan judul artikel2 menarik
SILAHKAN KLIK JUDUL ARTIKEL UNTUK MEMBACANYA:
daftar isi;
Recent Posts :
Recent Posts :

Total Pageviews

Cari

Popular Posts