RENUNGAN UNTUK HARI IBU

RENUNGAN UNTUK HARI IBU 😭
Oleh: yovi_el faqir

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. QS.Al-Isro'/23
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil" QS. AL-ISRO'/24
Sahabatku sesama muslim, di dalam Al-Quran Allah menyandingkan perintah menyembah kepadanya dengan perintah berbuat baik kepada orang tua. Tidakkah kita sadari perkara yang paling utama dalam agama islam adalah perintah tauhid yaitu mengesakan Allah jika ada perintah lain yang disandingkan dengan perintah tauhid, hal ini menunjukkan bahwa perintah tersebut merupakan perkara yang agung yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim.
Allah melarang kita berkata kasar kepada orang tua kita. Jika seandainya ada perkataan yang jauh lebih rendah daripada kata "AH" niscaya Allah akan melarangnya. Hal ini menunjukkan jika melakukan perbuatan sekecil apapun yang bisa menyakiti orang tua kita saja dilarang, apalagi membentak, menghardik, memukul dan perbuatan binatang yang lainnya.
Ibu kita adalah orang yang pertama kali mencintai kita bahkan sebelum kita dilahirkan, ibu kita adalah orang yang mencintai bahkan sebelum ada orang lain yang mengenal kita. Ibu kita yang dengan susah payah mengandung kita selama 9 bulan dengan penuh cinta, ibu kita adalah orang yang mempertaruhkan nyawanya ketika melahirkan kita. Bahkan kalaw kita bertanya ke ibu diseluruh dunia, dengan agama apapun ketika dia harus dihadapkan dengan pilihan apakah dokter harus menyelamatkan nyawanya atau nyawa anaknya ketika melahirkan, maka seorang ibu dengan iklas pasti akan bilang "selamatkanlah nyawa anak saya".
Sahabatku sesama muslim, banyak orang yang lupa begitu besar cinta seorang ibu kepada anaknya. Banyak orang yang lebih mendahulukan kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan ibunya. Bahkan lebih mendahulukan kepentingan orang yang dia cintai daripada menemani ibunya yang sedang sakit. Malas-malasan menjawab panggilan ibu tapi sangat semangat begitu menjawab telfon dari kekasihnya, lebih memilih mendengarkan kekasihnya daripada mendengar nasehat dari ibunya. Itu mungkin pernah terjadi didalam kehidupan kita sendiri.
Sahabatku sesama muslim, dulu ketika kita masih didalam kandungan ibu kita setiap malam selalu berdoa agar kita bisa lahir dengan selamat, ibu selalu berdoa agar kita menjadi anak yang normal tidak kurang satu apapun, setiap malam ibu kita bangun untuk berdoa kepada Allah.
Sakit yang luar biasa ketika melahirkan anaknya terlupakan begitu saja ketika dia melihat anaknya yang dilahirkan dengan selamat dan normal.
Ketika kita belum bisa berbicara, ibu kitalah orang yang selalu khawatir dengan pertumbuhan anknya, takut jika anaknya tidak tumbuh seperti anak yang lainnya, ibu kita rela bangun disepertiga malam, berdoa dan menangis kepada Allah, ibu kita minta agar anaknya segera bisa berbicara seperti anak2 yang lain. Tapi.
Begitu kita sudah bisa berbicara KATA-KATA APA SAJA YANG SUDAH KELUAR DARI MULUT KITA KEPADA ORANG TUA KITA??
begitu kita sudah bisa berbicara, sudah berapa sering kita melukai hati ibu kita dengan kata2 kasar yang keluar dari mulut kita?
Betapa pengkhianatnya kita.
Dulu, ketika kita belum bisa berjalan, ibu kita selalu berdoa agar kita segera bisa berjalan. Tapi
Begitu kita bisa berjalan kita malah pergi meninggalkan ibu kita, bahkan karena sudah terlalu nyaman dikota perantauan, kita malas untuk pulang menemui ibu kita. Malas untuk sekedar memberikan kabar kepada orang tua kita.
Betapa pengkhianatnya kita.
Dulu ketika kita sakit, ibu kita yang merelakan tanganya untuk menampung muntahan kita, ibu kita yang ihlas membersihkan semua kotoran2 kita, ibu kita rela kedinginan hanya untuk melihat anaknya tdur pulas dengan 2 selimut, ibu kita rela menahan lapar asalkan kita bisa makan, dengan senyumnya yang manis ibu kita bilang "ibu sudah kenyang nak, makan saja makananNya" tapi.
Sekarang, begitu giliran ibu kita yang sakit umury sudah tua dan pendengaran beliau yang berkurang, kita malah malas2san merawatya bahkan hanya sekedar untuk memijatnya, bahkan kita menyalahkan ibu kita karena kita harus mengulang perkataan kita disebabkan pendengaran beliau, kita merasa jijik untuk merawat ibu kita yang tidak berdaya, kita malah asyik2kan mendengarkan music dikamar bahkan ketika ajal maw menjemput ibu kita,
BETAPA PENGKHIANATNYA KITA.
Sahabatku sesama muslim, ketika nabi daud bertemu dengan malaikat maut beliau berpesan agar sebelum dia mencabut nyawanya, dia meminta untuk mengirim surat dulu kepada nabi daud, seiring berjalannya waktu malaikat maut datang dan akan mencabut nyawanya, lalu nabi daud protes kenapa sebelumnya dia tidak menerima surat. Malaikat maut menjawab. "Bukankah uban, gigi yang rontok, pendengaran yang berkurang adalah surat dariku?"
Sahabatku sesama muslim, coba kita perhatikan apakah tanda2 ini sudah ada di orang tua kita, kalau iya,
Maka jangan lagi membentaknya, jangan lagi menyakitinya, berbuat baiklah kepadanya, berbakti kepada mereka sebelum semuanya terlambat.
Dan doakanlah mereka ketika mereka sudah dipanggil oleh Allah, sesungguhnya harta kita, anak kita, jabatan kita bukanlah sesuatu yang diharapkan orang tua kita didalam kubur, melainkan hanya doa dari kita yang selalu mereka nantikan.
الجنة تحت اقدام الامهات
Surga dibawah telapak kaki ibu.
رضى الله فى رضى الوادين وسخط الله فى سخط الوالدين
Ridho Allah berada didalam ridho orang tua dan murka Allah berada didalam murka orang tua.
كل الذنوب يؤخر الله منها ما شاء الى يوم القيامة الا عقوق الوالدين 
Semua dosa akan diakhirkan siksanya oleh Allah dihari kiamat nanti kecuali dosa durhaka kepada orang tua.
Ya allah ampunilah dosaku dan dosa ibu bapakku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka meyanyangiku diwaktu kecil
Aamiin
💐SELAMAT HARI IBU💐
22/12/2016
RENUNGAN UNTUK HARI IBU 😭
Oleh: yovi_el faqir
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. QS.Al-Isro'/23
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil" QS. AL-ISRO'/24
Sahabatku sesama muslim, di dalam Al-Quran Allah menyandingkan perintah menyembah kepadanya dengan perintah berbuat baik kepada orang tua. Tidakkah kita sadari perkara yang paling utama dalam agama islam adalah perintah tauhid yaitu mengesakan Allah jika ada perintah lain yang disandingkan dengan perintah tauhid, hal ini menunjukkan bahwa perintah tersebut merupakan perkara yang agung yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim.
Allah melarang kita berkata kasar kepada orang tua kita. Jika seandainya ada perkataan yang jauh lebih rendah daripada kata "AH" niscaya Allah akan melarangnya. Hal ini menunjukkan jika melakukan perbuatan sekecil apapun yang bisa menyakiti orang tua kita saja dilarang, apalagi membentak, menghardik, memukul dan perbuatan binatang yang lainnya.
Ibu kita adalah orang yang pertama kali mencintai kita bahkan sebelum kita dilahirkan, ibu kita adalah orang yang mencintai bahkan sebelum ada orang lain yang mengenal kita. Ibu kita yang dengan susah payah mengandung kita selama 9 bulan dengan penuh cinta, ibu kita adalah orang yang mempertaruhkan nyawanya ketika melahirkan kita. Bahkan kalaw kita bertanya ke ibu diseluruh dunia, dengan agama apapun ketika dia harus dihadapkan dengan pilihan apakah dokter harus menyelamatkan nyawanya atau nyawa anaknya ketika melahirkan, maka seorang ibu dengan iklas pasti akan bilang "selamatkanlah nyawa anak saya".
Sahabatku sesama muslim, banyak orang yang lupa begitu besar cinta seorang ibu kepada anaknya. Banyak orang yang lebih mendahulukan kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan ibunya. Bahkan lebih mendahulukan kepentingan orang yang dia cintai daripada menemani ibunya yang sedang sakit. Malas-malasan menjawab panggilan ibu tapi sangat semangat begitu menjawab telfon dari kekasihnya, lebih memilih mendengarkan kekasihnya daripada mendengar nasehat dari ibunya. Itu mungkin pernah terjadi didalam kehidupan kita sendiri.
Sahabatku sesama muslim, dulu ketika kita masih didalam kandungan ibu kita setiap malam selalu berdoa agar kita bisa lahir dengan selamat, ibu selalu berdoa agar kita menjadi anak yang normal tidak kurang satu apapun, setiap malam ibu kita bangun untuk berdoa kepada Allah.
Sakit yang luar biasa ketika melahirkan anaknya terlupakan begitu saja ketika dia melihat anaknya yang dilahirkan dengan selamat dan normal.
Ketika kita belum bisa berbicara, ibu kitalah orang yang selalu khawatir dengan pertumbuhan anknya, takut jika anaknya tidak tumbuh seperti anak yang lainnya, ibu kita rela bangun disepertiga malam, berdoa dan menangis kepada Allah, ibu kita minta agar anaknya segera bisa berbicara seperti anak2 yang lain. Tapi.
Begitu kita sudah bisa berbicara KATA-KATA APA SAJA YANG SUDAH KELUAR DARI MULUT KITA KEPADA ORANG TUA KITA??
begitu kita sudah bisa berbicara, sudah berapa sering kita melukai hati ibu kita dengan kata2 kasar yang keluar dari mulut kita?
Betapa pengkhianatnya kita.
Dulu, ketika kita belum bisa berjalan, ibu kita selalu berdoa agar kita segera bisa berjalan. Tapi
Begitu kita bisa berjalan kita malah pergi meninggalkan ibu kita, bahkan karena sudah terlalu nyaman dikota perantauan, kita malas untuk pulang menemui ibu kita. Malas untuk sekedar memberikan kabar kepada orang tua kita.
Betapa pengkhianatnya kita.
Dulu ketika kita sakit, ibu kita yang merelakan tanganya untuk menampung muntahan kita, ibu kita yang ihlas membersihkan semua kotoran2 kita, ibu kita rela kedinginan hanya untuk melihat anaknya tdur pulas dengan 2 selimut, ibu kita rela menahan lapar asalkan kita bisa makan, dengan senyumnya yang manis ibu kita bilang "ibu sudah kenyang nak, makan saja makananNya" tapi.
Sekarang, begitu giliran ibu kita yang sakit umury sudah tua dan pendengaran beliau yang berkurang, kita malah malas2san merawatya bahkan hanya sekedar untuk memijatnya, bahkan kita menyalahkan ibu kita karena kita harus mengulang perkataan kita disebabkan pendengaran beliau, kita merasa jijik untuk merawat ibu kita yang tidak berdaya, kita malah asyik2kan mendengarkan music dikamar bahkan ketika ajal maw menjemput ibu kita,
BETAPA PENGKHIANATNYA KITA.
Sahabatku sesama muslim, ketika nabi daud bertemu dengan malaikat maut beliau berpesan agar sebelum dia mencabut nyawanya, dia meminta untuk mengirim surat dulu kepada nabi daud, seiring berjalannya waktu malaikat maut datang dan akan mencabut nyawanya, lalu nabi daud protes kenapa sebelumnya dia tidak menerima surat. Malaikat maut menjawab. "Bukankah uban, gigi yang rontok, pendengaran yang berkurang adalah surat dariku?"
Sahabatku sesama muslim, coba kita perhatikan apakah tanda2 ini sudah ada di orang tua kita, kalau iya,
Maka jangan lagi membentaknya, jangan lagi menyakitinya, berbuat baiklah kepadanya, berbakti kepada mereka sebelum semuanya terlambat.
Dan doakanlah mereka ketika mereka sudah dipanggil oleh Allah, sesungguhnya harta kita, anak kita, jabatan kita bukanlah sesuatu yang diharapkan orang tua kita didalam kubur, melainkan hanya doa dari kita yang selalu mereka nantikan.
الجنة تحت اقدام الامهات
Surga dibawah telapak kaki ibu.
رضى الله فى رضى الوادين وسخط الله فى سخط الوالدين
Ridho Allah berada didalam ridho orang tua dan murka Allah berada didalam murka orang tua.
كل الذنوب يؤخر الله منها ما شاء الى يوم القيامة الا عقوق الوالدين 
Semua dosa akan diakhirkan siksanya oleh Allah dihari kiamat nanti kecuali dosa durhaka kepada orang tua.
Ya allah ampunilah dosaku dan dosa ibu bapakku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka meyanyangiku diwaktu kecil
Aamiin
💐SELAMAT HARI IBU💐
22/12/2016

SUARA SANTRI UNTUK NEGERI

SUARA SANTRI UNTUK NEGERI
Oleh: yovi_el faqir
🍂@santri aswaja
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Semoga hidayah dan taufiq Allah tetap terlimpahkan kepada kita semua😊khususnya bagi para guru-guru kami, para kyai. Allahumma towwil umurohum wa sohhih ajsadahum. Aamiin
Penting disini saya sampaikan suara kami terkait kondisi politik negeri ini yang mungkin mewakili para santri diseluruh negeri terkait beberapa isu-isu politik yang membawa nama-nama guru kami.
Kami para santri dididik oleh guru kami dipondok pesantren untuk belajar dari para salafus soleh tidak hanya dalam segi keilmuan tapi juga belajar bagaimana pola pikir para ulama terdahulu.
Para ulama terdahulu dalam berijtihad tidak hanya menyimpulkan hukum (istimbath) dari ayat alquran dan hadits yang sifatnya tafsili. Tapi juga mempertimbangkan kaidah-kaidah yang berorientasi kepada suatu kemaslahatan umat. (Jalbu masolih wa darul mafasid= menarik kemaslahatan dan menghilangkan kemudhorotan) para ulama terdahulu sangatlah bijak dalam menyimpulkan segala sesuatu. hal ini didasarkan kepada keilmuan mereka yang begitu luas. Kami para santri dididik untuk meniru pola pikir ulama terdahulu, termasuk dalam memandang masalah politik yang terjadi di negeri ini.
Allah berfirman didalam alquran "innallaha alimun hakim" sesungguhnya Allah maha mengetahui dan maha bijaksana.
Dari sini bisa kita simpulkan bahwa syarat untuk menjadi orang yang bijak itu harus berilmu. Kata aliimun disebut dulu baru kata hakimun.
Kami para santri belajar bahwasannya memandang segala sesuatu tidak hanya dilihat dari satu sisi tetapi juga melihat dari sisi-sisi yang lain sehingga tidak mudah menyalahkan orang lain dari apa yang nampak secara dohir. Ketika kami memandang cerita zulaikha yang merayu nabi Yusuf, kami para santri tidak hanya memandang zulaikha sebagai wanita penggoda akan tetapi juga wanita yang setiap malam menyesali segala perbuatannya dan bertobat kepada Allah. Makanya Allah akhirnya menakdirkan nabi Yusuf dan Zulaikha untuk menikah. Tidak mungkin nabi Yusuf dijodohkan oleh Allah dengan Zulaikha, klau zulaikha bukanlah wanita yang bertobat atas kekhilafannya.
Semakin bodoh seseorang maka semakin mudah dia menyalahkan orang lain.
Sodaraku sesama muslim, kami para santri selalu menghormati guru-guru kami dan kyai-kyai kami dan selalu patuh kepada mereka. Teringat perkataan Kh. Abdurahman Wahid yang mengatakan "jika seandaiya saya(santri) disuruh untuk masuk Api oleh kyai saya, saya akan melakukannya" ini menunjukkan betapa kuatnya prinsip santri dalam mentaati perintah gurunya. Hal ini dikarenakan para santri di pondok pesantren tidak hanya mencari ilmu tapi juga mencari barokah dari seorang guru.
Terkait dengan beberapa isu politik yang membawa nama-nama guru kami dengan kebijakan yang dianggap kontroversial seperti KH. Said Aqil Siroj yang bekerja sama dengan Hary tanoe. Kami tidak langsung menyalahkan beliau, kami tetap menghormati beliau sebagai seorang ulama terkait masalah kebijakan kontroversialnya, kami hanya husnudhon mungkin kami yang belum paham dengan maksud beliau. Dan bukan berarti kami membenarkan kebijakan tersebut.
Ibarat seorang nabi Musa yang belum paham dengan keputusan kontroversial seorang nabi Khidir.
Jika dibandingkan dengan seorang nabi Khidir lebih kontroversial mana keputusan beliau dengan kebijakan2 Gusdur pada jamannya atau Dengan Kh. Said? Kebijakan kontroversial dari Kh. Said Aqil tidak apa2nya jika dibandingkan dengan nabi Khidir. Akan tetapi faktanya Nabi Khidir adalah kekasih Allah.
Oleh karena itu kami para santri tidak langsung menyalahkan beliau karena beliau adalah guru-guru kami. Kami hanya berusaha tidak hanya melihat segala sesuatu dari satu sisi, hanya dari apa yang tampak secara dhohir. Kami hanya belajar untuk tidak gampang menyalahkan orang lain, apalagi menyalahkan guru-guru kami. Terkait mana yang benar dan mana yang salah Allah lah yang lebih taw. Kami tetap menghormati beliau akan tetapi juga tidak membenarkan keputusan kontroversial beliau.
"Kami hanya seperti nabi musa yang belum mengerti dengan perbuatan nabi Khidir"
Semoga Allah akan segera menampakkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Aamiin.
Lumajang, 21/12/2016

KENAPA YA KOK DOAKU GAK DIKABULKAN??

KENAPA YA KOK DOAKU GAK DIKABULKAN??
Oleh: yovi_el faqir_rohman
Repost tulisan lamaí
Maaf bhsy alay. Semoga bisa diambil pelajaran.
perkara ini mungkin jadi pertanyaan setiap orang, terutama yang doanya seret
kalau orang crewet pasti pertanyaannya berkembang 
1. kenapa ya, kok doaku gak dikabulkan padahal setiap hari aku rajin beribadah kepada allah?
2.kenapa ya kok tetanggaku hidupnya enak terus, sepertinya doanya selalu dikabulkan, padahal itu orang gak pernah sholat, ahli maksiat. pokoknya orang bangsat. 
akhirnya muncul perasaan di dalam hati ALLAH GAK ADIL 
Bapak-bapak, ibu-ibu semua yang ada disini
Allah tidak pernah mengingkari janji, bukankah allah sudah berfirman.
"uduuny astajiblakum"
adakalanya allah menjawab doa hambanya dengan 3 kalimat.
pertama : langsung dikabulkan
kedua : dikabulkan tapi masih nunggu waktu yang tepat
ketiga : dikabulkan tapi diganti menjadi lebih baik. 
tuh kan, semua tetep dikabulkan kan.
Kita merancang Allah juga merancang.
Kita merencanakan Allah juga merencanakan.
cuma rancangan Allah lebih baik, rencana Allah lebih baik.
allah tahu mana yang terbaik buwat hambanya, seperti orang tua yang taw, mana yang terbaik buat anaknya
example
jika seorang anak kecil minta mobil-mobilan ke bapaknya, maka kalau bapaknya cayank pasti langsung dikabulkan, kalau anak kecil tadi minta mobil beneran, maka kalau bapaknya pinter, ndak akan dikabulkan sebelum anak itu dewasa, lalu kalau anak itu waktu sudah dewasa minta motor, maka kalau bapak yang gak pelit pasti dibeliin mobilí biar anaknya gak kehujanan naik motor. 
oh. heemb, heemb, heemb. paham mbah. 
tapi itu pertanyaan belum dijawab mbah, kaifa mbah iki, amatiran jawabnya
KENAPA DOAKU GAK DIKABULKAN PADAHAL AKU MERASA AHLI IBADAH
Dawuhnya Abah Yai Marzuki Mustamar, doa it seperti mengamen yang suaranya enak sukses, yang suaranya gak enak, tambah sukses haha hehe hihi.
ada orang ngamen suaranya gak enak belum habis 1 lagu langsung dikasih sama tuan rumah, pertanyaanya ini pengamen dikasih atau di usir ? ya dikasih sekaligus di usir
tapi kalau ada pengamen udah suaranya merdu, ganteng, punya sopan santun,tuang rumah seneng denger suaranya, dapat 1 lagu gak dikasih, request tambah 1 lagu lagi, kok enak, minta lagu lagi sampai 10 lagu (jadinya buat album sekalian lama-lama ini pengamen gak dikasih uang tambah dijadikan menantu, dapat istri, dapat rumah, mobil, sawah
terus apa hubunganya dengan pertanyaan mbah, joko sembung naik ojek. gak nyambung jek
Seperti example diatas kita termasuk ahli ibadah melakukan perintah allah dan menjauhi larangan, berdoa kepada allah dengan kerendahan hati, menangis setiap malah, dengan adab berdoa seperti yang dicontohkan rosul, 1 tahun gak dikabulkan, 2 tahun tambah seperti gak ada harapan dikabulkan, sampai puluhan tahun, itu doa kadaluarsa bukan berarti Allah tidak cayank kepada kita, Allah seneng dengan doa kita, Allah seneng dengan pengamen seperti kita, suaranya enak, punya adab lagi, kalau allah langsung mengabulkan, kita ndak doa lagi allah gak suka kita pergi, jadi allah sengaja tidak mengabulkan doa kita, dengan tujuan supanya hambanya dekat denganya sampai pada akhirnya mendapatkan nikmat yang melebihi permintaan kita,
Nabi nuh berdoa kepada Allah,
robby la tadar alal ardi minal kafirina dayyaro,
ya allah hancurkan itu orang kafir, mereka itu ngrusak saja, hancurkan saja ya allah.
wala yalidu illa fajiron kaffaro.
mereka tidak melahirkan kecuali melahirkan anak yang fajir dan kafir.
apa jawab ALLAH
"tanam itu pohon jati" doa minta hancurkan orang kafir, jawabanya tanah pohon jati #bingung
setelah pohon bertahun-bertahun.
"tebang itu pohon, bikin kapal" kapal jadi banjir bandang datang. HANCUR SEMUA ORANG KAFIR
apa kata allah.
"hai nuh ini doamu 50 tahun yang lalu" 
tuh lihat, nabi Nuh, seorang nabi 50 tahun doanya baru dikabulkan, kita doa 5 hari gak dikabulkan, sudah suudzon ke allah
dalam suatu keterangan di kitab tambih al ghofilin.
baina dua' wal ijabah arbaina sanatan.
antara doa dan ijabah 40 tahun. 
so, ketika kamu merasa ahli ibadah tapi doamu gak pernah dikabulkan, jangan sedih, husnudon aja, allah sangat mencintai kamu í ½í±¼ tapi ketika kamu berdoa gampang sekali dikabulkan, bisa jadi kamu doanya gak punya adab, tidak di.ijabahi tapi di usir, diberi tapi sejatinya gak diberi
oh, gtuw toh mbah, paham aku,
tapi mbah, pertanyaan kedua belum lengkap gak komplit.
KENAPA ORANG AHLI MAKSIAT TAPI DOANYA SELALU DIKABULKAN
oalah. le.e.e. le.e.e. :D gak digatekno ,
sama seperti pengamen tadi, tuan rumah gak seneng ada pengamen, suaranya gak enak, dan gak punya adab, belum dapat 1 lagu langsung dikasih, tuan rumah, eneek, lihat dia jadi langsung diusir. í ½í¸ª
Orang-orang ahli maksiat terkadang mendapatkan istidraj.
apa istidraj itu mbah ?
allah memberi kepada orang-orang yang melupakanya dengan tujuan, agar mereka semakin terlena dengan harta dunia. dan ketika sudah melupakan allah, allah secara tiba-tiba mengambil nikmatnya, dan mengazabnya, agar bertambah keputus asaanya
firman allah. (Al-anam):44 - Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.
so jadi, orang ahli maksiat itu bukan mendapat nikmat tapi dapat istidroj.ezt. yow mbah kesel ngetik.e 
oh. gitu toh mbah. he.emb. he.emb.
mbah pertanyaan terakhir.
dari tadi mbah iki, bicara apa ce, kok saya gak paham, 
mbah, (setrok kumat) 
cukup, ya jeck, nasehatnya.
biar gak salah paham, moto penulis "watawa soubil haqqi watawa soubis sobri " .
saya tutup dengan kalimat hikmah ibnu athoilah
hof min wujudi ihsanihi ilaika wadawamu isaatika maahu, an yakuna dalika istidrojan laka
takutlah, dengan segala kenikmatan yang engkau peroleh, sedangkan engkau termasuk ahli maksiat, karna bisa jadi itu istidroj buat kamu 
walladina kazzabu biayatina sanastajrisuhum min haisu la yaklamun

MEMAMAFKAN KESALAHAN ORANG LAIN

MEMAMAFKAN KESALAHAN ORANG LAIN
Oleh: yovi_elfaqir
Sebuah kejadian humor terjadi didunia pesantren. Pernah suatu ketika ada seorang santri yang bermain air dikamar mandi, tanpa diduga, tanpa direncanakan dan tanpa dipikirkan sebelumnya, tiba-tiba Kyainya masuk kamar mandi dan . . . ❓😱tanpa sengaja Kyainya kena siram air, akhirnya basah semua.😡
Spontan Kyai maw duko (marah) kepada santrinya yang nakal ini.
Tapi ternyata santri ini nakal tapi cerdas 😁
Santri yang seharusnya minta maaf karna gak sengaja menyiram Kyainya dia malah ngaji😄 baca 2 ayat Al-Quran surat Ali-Imron/133-134
وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ [١٣٣
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ [١٣٤

Dengar 2 ayat ini Kyai tadi ndak jadi marah, malah beliau tersenyum.
Pertanyaannya:
Kenapa sang Kyai tiba2 tidak jadi marah❓??
Karna beliau paham makna dari 2 ayat ini. Mari kita artikan sama2😁
wasaariu ila magfirotin minrobbikum (bersegerlah kamu kepada ampunan dari tuhanmu) wajannatin arduhas samaawatu wal ardu (dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi) uiddat lilmuutaqin (yang disiapkan bagi orang-orang yang bertakwa) (133)
(yaitu) alladina yunfiquna fissarrooi waddorrooi (orang-orang yang maw menginfakkan hartanya baik diwaktu lapang maupun sempit ) walkaadimiinal ghoido (dan menahan amarahnya)😂 wal aafiina aninnas (dan memaafkan kesalahan orang lain)🙃 wallahu yuhibbul muhsiniina (dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan) (134)
Itulah yang menjadi alasan kenapa sang Kyai tidak jadi marah malah tersenyum dan memaafkan kesalahn santrinya tadi
mungkin sebagai istri kalau nanti punya suami marah karna suatu hal, langsung aja bacakan 2 ayat ini 😉
Mungkin tambah marah😄
Sahabatku sesama muslim, memaafkan kesalahan orang lain adalah ajaran terindah agama Islam, Allah yang mungkin setiap hari kita lukai dengan maksiat masih saja tetap memberi ampun kepada kita, coba bayangkan jika seandainya Allah murka, bisa saja Allah cabut nyawa kita dalam keadaan bermaksiat kepadanya. (Naudzu billahi min dalika)
Memaafkan kesalahan orang lain juga sesuatu yang selalu diajarkan oleh Rosul, Rosulullah selalu di dolimi oleh orang kafir tapi beliau selalu memaafkannya bahkan sebelum mereka minta maaf, begitu sabarnya Rosul bahkan ketika malaikat Jibrril geram dan menawarkan untuk menjatuhkan gunung uhud kepada mereka, Rosul tetap menolaknya dengan harapan mungkin anak cucunya nanti ada yang maw masuk islam (sesungguhnya mereka kaum yang belum mengetahui)
Sifat penyayang dan selalu memaafkan adalah salah satu faktor kenapa Islam bisa diterima dimasyarakat jahiliyah, bahkan dalam sejarah yang menyebabkan Islam berhasil melakukan ekpansi yang luar biasa kepenjuru dunia adalah sifat pemaaf kaum muslimin yang diajarkan oleh Rosul, mereka orang2 yang jadi tawanan diberi kebebasan untuk menjalankan ibadah agama mereka tanpa diganggu.
Coba bayangkan jika seandainya jika dakwah dipenuhi dengan kebencian dan tanpa mempertimbangkan suatu kemaslahatan Islam tidak akan mudah diterima.
Sahabatku sesama muslim, nabi Yusuf dari kecil didholimi oleh saudaranya, mulai dari dibenci, dimasukkan sumur, dipisah dengan ayahnya, difitnah, dimasukkan penjara dll,akan tetapi begitu nabi Yusuf mempunyai kesempatan untuk membalas perlakuan saudara-saudaranya nabi Yusuf malah memaafkan mereka, mendoakan mereka supaya mereka diampuni oleh Allah, bahkan mencaci mereka saja beliau tidak mau.
قَالَ لَا تَثْرِيبَ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ ۖ يَغْفِرُ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
_Dia (Yusuf) berkata: "Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu), dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang"._ Qs.Yusuf/92
Umat bin Khottob RA ketika menjadi kholifah pernah dihina habis-habisan dihadapan orang banyak oleh orang yang tidak dikenal, spontan beliau bangkit dan terpancing amarahnya, kemudian sahabat disampingnya membaca sebuah ayat Al-Quran
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma´ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh Qs. Al-A'raf/199
Mendengar ayat ini akhirnya beliau tidak jadi marah dan memaafkan orang bodoh yang menghina beliau.
Kitab shohih muslim dalam sebuah haditsnya Rosulullah SAW bersabda :
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال لا يحل لمسلم أن يهجر أخاه فوق ثلاث ليال يلتقيان فيعرض هذا ويعرض هذا وخيرهما الذي يبدأ بالسلام"
Tidaklah halal (haram) bagi seorang muslim menghindar dari saudaranya lebih dari tiga hari / malam,dan ketika bertemu mereka saling memalingkan muka, dan sebaik-baik dari keduanya adalah ia yang memulai mengucapkan salam".
Dalam lain kesempatan Rosulullah dimintai nasihat oleh sahabat 'Uqbah bin 'aamir tentang amalan yang mempunyai keunggulan dan keutamaan, Rosul bersabda :
قال عقبة ثم لقيت رسول الله صلى الله عليه وسلم فابتدأته فأخذت بيده فقلت يا رسول الله أخبرني بفواضل الأعمال فقال يا عقبة صل من قطعك وأعط من حرمك وأعرض عمن ظلمك
"Wahai 'uqbah, Jalin kembali hubungan dengan orang yang memutuskan silaturrahmi denganmu, Berilah orang yang kikir padamu , dan maafkan orang yang zdolim / aniaya padamu ".
Sahabtku sesama muslim, jangan pernah berat memaafkan kesalahan orang lain,
Kalaupun mereka mendolimi kita yakinlah
(bukankah Allah adalah hakim yang seadil-adilnya???)
Malang, 03/12/2017
Grup WA: DAKSI
Follow_IG
@dakwahdanmotivasi
@yovi_elfaqir_rohman

JANGAN LUPA UNTUK BERSYUKUR

*JANGAN LUPA UNTUK BERSYUKUR*
Oleh: yovi_elfaqir_rohman


الحمد لله الذي انعم علينا وهدانا علي دين الأسلام
_segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat kepada kita dan memberikan hidayah kita dengan agama Islam_
Sahabatku sesama muslim, jangan lupa untuk bersyukur. Salah satu nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada kita adalah nikmat Iman dan Islam. Coba kita bayangkan jika seandainya kita terlahir bukan dari keluarga yang muslim.
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
_Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang._ QS/An Nahl/18
Begitu banyak nikmat Allah yang telah dianugrahkan kepada kita, bahkan kalau sendainya nikmat itu dihitung niscaya tidak akan pernah bisa terhitung, ataupun jika seandainya seluruh air lautan didunia ini dijadikan tinta dan seluruh pohon2 jadi penanya niscaya tidak akan pernah bisa menuliskan nikmat Allah.
قُلْ لَوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَنْ تَنْفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا
_Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)"._ Qs. Al-Kahfi/109
*Maka, nikmat tuhanmu manakah yang engkau dustakan?*
Sahabatku sesama muslim, didalam kitab Badaiiz zuhur karangan Imam Suyuthi/hal.38 dijelaskan,
_Alhafidz ismail assaddi berkata,saya membaca keterangan banyak dalam kitab injil diantaranya hitungan jam dalam sehari semalam itu ada 24 jam yang mana anak cucu adam bernafas 30.000x disetiap jam bernafas 1250x dan ini adalah keterangan yang langka._
jika seandainya setiap nafas yang kita hirup disuruh untuk membayar 1 ribu saja oleh Allah, maka berapakah yang harus kita bayar setiap harinya? 30.000×1000= *Rp. 30.000.000,-*
Lalu berapa yang harus kita bayar setiap minggunya, bulannya dst.
*Maka nikmat tuhanmu manakah yang engkau dustakan?*
Sahabatku sesama muslim, jangan lupa untuk bersyukur, jika seandainya kita diberi satu gunung emas akan tetapi harus ditukar dengan kedua mata kita, niscaya kita akan menolaknya, bahkan apabila ditambah lagi menjadi 2 gunung emas, kita akan tetap menolaknya, apa gunanya harta banyak kalau kita tidak bisa melihat?
Itu artinya nikmat kedua mata yang Allah berikan kepada kita lebih mahal nilainya daripada emas sebanyak 2 gunung sekalipun. Itu baru gambaran nikmat Allah berupa kedua mata, lalu bagaimana dengan nikmat yang lain, masihkan kita terus bermaksiat kepada Allah, bahkan menggunakan nikmat itu untuk bermaksiat kepadanya? Betapa PENGKHIANATNYA KITA
Sahabatku sesama muslim, segala apa yang ada di dunia ini telah Allah sesuaikan dengan kebutuhan manusia, kadar air, udara yang kita hirup, tanah yang kita tempati, segala buah2han, jenis cahaya matahari yang disaring oleh atmosfer, dan segala sistem tata surya yang lain, telah didesain khusus untuk kelangsungan hidup manusia, ilmu pengetahuan modern telah membuktikan jika seandainya ada satu aja fenomena Alam yang melenceng dari hukumnya niscaya manusia tidak akan pernah bisa hidup di bumi ini.
*maka nikmat tuhanmu manakah yang engkau dustakan?*
اللهم انى أسألك وأستغفرك من كل نعمة انعمت بها علينا فاستعنا بها على معصيتك
_ya allah kami mohon kepadamu ampunilah kami atas segala nikmat yang engkau berikan kepada kami lalu kami gunakan nikmat itu untuk bermaksiat kepadamu_
اللهم أعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك
_ya Allah tolonglah kami untuk selalu mengingatmu, mensyukuri nikmatmu dan tolonglah kami untuk bisa beribadah kepadamu dengan baik_
Semoga bermanfaat
Lumajang/18/01/2017

JANGAN TAKUT MENCUCI BAJU WALAUPUN TANGANMU MASIH KOTOR

JANGAN TAKUT MENCUCI BAJU WALAUPUN TANGANMU MASIH KOTOR
oleh: yovi_el faqir
For_Daksi

Sahabatku sesama muslim, jangan takut mencuci baju walaupun tanganmu masih kotor. 
Kenapa????
Karna, jika kita melakukan hal ini yang pertama kali bersih bukan bajunya tapi tangannya.
Banyak orang yang merasa tidak pantas untuk berdakwah berjuang dijalan Allah. Mereka merasa tidak pantas untuk amar makruf nahi munkar karna merasa belum menjadi orang yang baik, merasa amal ibadahnya belumlah sempurna, merasa dirinya sendiri masih perlu banyak belajar. Dan banyak lagi alasan yang lainnya.
Sahabatku sesama muslim.
Jika semua orang diseluruh dunia ini punya pemikiran seperti ini. Pertanyaanya.
1. Apakah didunia ini ada orang yang sempurna selain Rosulullah?
2. Jika semua orang merasa tidak pantas untuk berdakwah, lalu siapa lagi yang pantas? Niscaya hanya Rosul yang pantas
3. Jika tidak ada lagi orang yang berdakwah. Maka generasi berikutnya akan lebih banyak lagi orang yang tidak mengerti ilmu agama.
Sahabatku sesama muslim, sesungguhnya berdakwah itu tidak harus ceramah diatas panggung atau harus terkenal di telvisi.
Cukuplah bagi kita menunjukkan sesuatu yang baik kepada orang lain, saling menasehati diantara sesama muslim.
من دل على خير فله مثل اجر فاعله
(Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan maka baginya pahala seperti orang yang melakukanya)
بلغوا عني ولو اية
(Sampaikanlah walau hanya dengan satu ayat)
من رأى منكم منكرا فليغيره بيده فإن لم يستطع فبلسانه, فإن لم يستطع فبقلبه, وذلك أضعاف الإيمان
Barangsiapa di antara kamu sekalian yang melihat kemunkaran hendaknya merubah kemunkaran tersebut dengan tangannya, apabila tidak mampu maka dengan lisannya, apabila tidak mampu maka dengan hatinya, yang demikian adalah selemah-lemahnya iman
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma´ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. QS. Ali-Imron/104
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma´ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah QS. Ali-Imron/110
Sahabatku sesama muslim. Jangan takut mencuci baju walaupun tanganmu masih kotor. Janganlah takut untuk berdakwah karena dengan berdakwah secara ndak langsung kita telah berproses untuk merubah diri kita sendiri untuk menjadi lebih baik.
Jika kita ingin menyumbang pembangunan masjid tapi nunggu iklas malah masjidnya gak jadi jadi.
Mending kita nyumbang dulu akhirnya masjid jadi. Masalah ihlas kita belajar seiring berjalannya waktu. Dan ini lebih maslahah daripada maw amal jariyah tapi nunngu iklas dulu.
Malang, 20/12/2016
@yovielfaqirrohman

KITA MILIK ALLAH

KITA MILIK ALLAH
oleh: yovi_el faqir rohman
#Santri aswaja😊

Apa yang akan saya bahas kali ini berangkat dari pertanyaan yang sering ditanyakan tentang masalah taqdir, tentu saja saya ulas sesuai dengan akidah ahlu sunnah wal jamaah😊
1. Di Alquran banyak ayat yang berbunyi (innallaha yahdi man yasak wa yudillu man yasak) sesungguhnya Allah yang memberi hidayah kepada orang yang dikehendaki dan menyesatkan orang yang dikehendaki.
Apa maksudnya Allah menyesatkan hambanya???
2. Banyak hadis yang menjelaskan seperti di arbain nawawi bahwa semua yang berlaku didunia ini sesuai taqdir Allah. Lalu dimana letak kebebasan kita untuk memilih?
3. Ada ayat alquran yang menjelaskan kullun fiikitabin mubin. (Segala sesuatu yang sudah terjadi maupun belum terjadi sudah tertulis di lauhul mahfud) bahkan kita masuk surga ataw neraka sudah tertulis di Lauhud mahfud. Lalu jika kita berbuat dosa siapa yang salah?
Sahabatku sesama muslim, sesungguhnya kita milik Allah, Allah berhak menentukan apa saja kepada kita karena kita hanyalah hamba. Bahkan kalau seandainya kita beribadah seumur hidup kita lalu Allah menakdirkan kita untuk masuk neraka, itu sah sah saja bagi Allah dan Allah tidak dholim, karena jika seandaiya kita beribadah seumur hidup kita lalu ibadah itu ditukar dengan nikmat Allah yang sudah diberikan kepada kita selama kita hidup niscaya ibadah itu tidak bisa menyamai nikmat allah yang udah diberikan. bahkan hanya berupa nikmat mata untuk melihat. Didalam hadits sohih riwayat Bhukori Muslim Rosul bersabda: tidaklah manusia itu masuk surga karena amalnya, sahabat bertanya meskipun anda wahai rosulullah? meskipun saya, hanya saja Allah sudah merahmatiku.
Oleh karena itu kita beribadah untuk mendapatkan ridho dan Rahmat Allah. Jangan beribadah hanya bersandarkan dengan amal.
Ibnu Athoillah dalan kitab Al hikam mewanti2 di MAQOLAHNYA yang pertama.
Min alamatil iktimad ala amal nuqsonu roja inda wujudi zalal. (Diantara tanda orang bersandar kepada amal adalah kurangnya harap kepada Allah disisi alam yang fana ini)
Jadi kita masuk surga bukan karena amal tapi karena rahmat Allah akan tetapi salah satu syarat ataw wasilah kita mendapatkan rahmatnya adalah dengan cara melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya. Dalam artian beramal sesuai dengan alquran dan hadits.
Hal inilah yang membedakan aqidah aswaja dengan kaum muktazilah. Dimana kaum muktazilah menyakini bahwa Allah wajib
Melaksanakan ketentuannya untuk memasukkan surga kepada orang2 yang beribadah kepadanya dan memasukkan neraka kepada orang yang berdosa kepadanya. Klaw Allah gak melaksanakan ketentuan yang sudah ditetapkan, berarti Allah dholim. Ini pendapatnya kaum muktazilah.
Maka kaum aswaja menjawab Jika memang seperti itu, orang seperti ini menyembah Allah atau menyembah ketentuan Allah????🤔
Wallahu aklam.
Mulai dari pembahasan dari ketiga pertanyaan diatas👆�
Bismillahirrohmanirrohim.
Knpa kok allah menyesatkan hamba berarti allah dolim? Klaw ada orang masuk neraka karena takdir berarti bukan dia yang salah.? 🤔
Hidayah itu diberikan oleh allah kepada orang yang dikhendaki. Allah lah yang memberikan hidayah di alquran nabi saja tidak bisa memberi hidayah. Innaka lan tahdi man ahbabta walakinnallaha yahdi man yasak. Dll
Allah memberikan hidayah tapi kita sendri juga harus maw menjemput hidayah. Logikanya gini hp bisa conek kalaw ada signal yang turun tapi walaupn signaly turun hp tidak akan conek klaw kita tidak maw mengaktifkan hp. Syarat agar hp bisa conek klaw ada signal yang turun terus kita mengaktifkan hpya. Syarat hidayah bisa nyampai, allah memberikannya trus kita menjemputya. Bagaimana mungkin kita dapat hidayah pada saat allah membagikannya pada waktu sepertiga malam tapi kita tidak bangun u sholat tahajud? Bagaimana mngkin kita dapat hidayah allah padahal hidayah allah dijemput saat kita mendtangi majlis ilmi?
Bagaimana mungkin orang kafir mendapat hidayah padahal dia taw klaw nabi itu benar tapi orang kafir ingkar kpadanya.
Artiya kita harus menjmput hidayah. lha hal ini yang disebut dengan irodah juziyyah (dikitab jawahirul kalamiyah) ada irodah juziyah yang diberikan oleh allah kpada kita meliputi (kemauan, kekuasaan, dan akal.) Contoh kita diam2 memukul teman kita ketika teman kita marah trus kita bilang “saya mukul kamu karena sudah ditakdirkan, sudah tertulis dilauhul mahfud” alasan seperti ni tidak bisa dibenarkan kita ndak akan mukul klaw gak ada kemauan, klawpun ada kemauan kita tidak bisa memukul klaw gak ada kekuatan. Kita ada kemauan untuk mukul juga punya kekuatan tapi allah memberi kita akal untuk mempertimbangkan apakah perbuatan itu benar ataw salah, lha ini namanya irodah juziyah(kekuasaan manusia yang sifatya sebagian)
Makanya perbuatan manusia yang salah akan diganjar siksa klaw taat diberi pahala.
Lalu maknanya allah mengatur segala sesuatu gimana? Allah punya irodah kulliyah (klausa prima) memang bener yang membuat kita mukul teman kita adalah kita sendri dengan dibekali oleh allah irodah juziyyah. Tapi kan yang menciptkan tangan dengan otot2y tetap allah yang memberikan kekuatan juga allah, yang memberikan akal juga allah makanya allah disini sebagai klausa prima.
Jadi allah menyesatkan hambanya itu karena mereka diberikan irodah juziyyah tapi mereka mengabaikannya. Mereka tidak maw menjemput hidayah. Makanya allah berfirman hotamallahu ala qulubihim wa ala samihim wa ala absorihim ghisawatu walahum adabun adim.
Lalu bagaimana dengan ayat al quran bahwa segala sesuatu yang kita lakukan maupun yang belum kita lakukan sudah tertulis dilauhul mahfud.? Bahkan jumlah tetesan hujan yang jatuh juga sudah di tulis.
Allah berfirman.
Wa indahu mafaatihul ghoibi la yaklamuha illa huwa. Wa yaklamu ma fil barri wal bahr. Wa ma tasqutu min waroqotin illa yaklamuha wala habbatin fidulumatil ardi wala rotbiw wala yaabisin illa fikitabin mubin.
Dan disisi allah segala pintu yang ghaib, allah mengetahui apa yang didarat maupun dilaut. Tudaklah sesuatu yang gugur dari daun2 mlainkan allah mngetahuiya. Dan tidaklah biji yang jatuh digelapan bumi dan tidaklah seauatu yang basah maupun yang kering melainkan sudah terlulis di lauhul mahfud.
Maksudnya ayat semacam ini gmana? Kita masuk neraka berarti udah tertulis dilauhul mahfud. Kita jadi orang sesat berarti sudah ditakdirkan dan terlulis? Trus klaw kita jadi orang pendosa lalu siapa yang salah?
Sebenarya allah memberi kebebasan kpada kita untuk memilih dengan irodah juziyyah tadi berupa kasab👆cuma allah maha tahu allah maha mengetahui kunci2 yang ghaib bahkan sesuatu yang belum terjadi allah taw. Kita nanti hidup maw milih .kebaikan dan keburukan allah sudah tahu makanya allah sudah menuliskannya di lauhul mahfud. Jadi bukan karena allah menulis terus kita memilih, tapi karena kita memilih dan allah sudah tahu dan allah pun sudah menuliskannya
Contoh kita maw pergi kekondangan trus disana ada makanan sate, rawon dan soto. Allah sudah taw kalaw nanti kita akan milih sate makanya allah sudah menuliskannya dilauhul mahfud. Bukan karena allah menulis terus kita milih sate tapi karena kita memilih dan allah sudah taw lalu sudah menuliskannya.
Note(jangan dibayangkan menulisnya allah seperti menulisnya kita, wallahuakalam)
Lalu klaw allah sudah taw kita akan memilih yang kejelekan kenapa allah tidak merubahnya?
Jawabanya karena kehidupan di dunia ini adalah ujian bagi manusia. Di alquran. Alladi holaqol mauta wal hayata liyabluwakum ayyukum ahsanu amala.
Allah yang menjadikan hidup dan mati untuk menguji kalian siapa yang paling bagus amalnya.
Contoh gini didalam suatu kelas ada mahsiswa ujian mtk. Ketika ujian si dosen keliling melihat mahasiswanya yang ngerjakan soal ketika melewati satu mahasiswa, si dosen taw klaw ada satu mhasiswa menjawab pertayaan 2+2=5 .apakah si dosen tadi bakalan bilang “he jawabanmu salah yang bener 2+2=4 !”
Logikanya gk mungkin si dosen ngasih kunci jawaban. Klaw pun ngasi jawaban lalu dimana letak ujiannya???? Dan klaw seadaiya ngasih kunci jawaban pasti diprotes oleh mahasiswa lain “heeeee ini dosen kok ikut campur mahasiswa ujian!!!”
Tapi klawpun si dosen maw dia bisa aja menggantinya.
Manusia juga seperti itu ,menjalani ujian di dunia allah gk akan ngasih kunci jawaban mana yang haq dan mana yang batil, Allah berikan petunjuk kepada manusia berupa alquran dan hadits lalu Allah biarkan kita memilih kebaikan ataw keburukan karena kita sedang menjalani ujian. Tapi klaupun seandaiy ngasih kunci jawaban allah bisa saja dan itu sangat mudah bagi allah.
Innallha ala kulli syaiin qodir.
Kesimpulannya.
Manusia diberikan irodah juziyyah artinya kebebasan untuk memilih hal ini juga disebut dengan kasab seperti keterangan dikitab fathul majid, tapi tetap klausa prima adalah Allah yang menciptakan dan mengatur segalanya adalah Allah. Wallahu wahidun fi zatihi wa fisifatihi wa fiakmalihi
Wallahu aklam.
Note:
Innallah ala kulli syaiin qodir, (allah maha berkuasa atas segala sesuatu)
Innalaha bikulli syaiin alim. (Allah maha mengetahui segala sesuatu)
Yang paling penting kita beramal dengan menjalankan perintah allah dan menjauhi larangannya dengan mengharap ridhonya. Masalah surga dan neraka itu urusan allah. Nabi ditanya klaw semua itu sudah ditakdirkan lalu mengapa kita tidak pasrah saja. Nabi menjawab ikmaluu fakullun muyassarun lima huliqo lahu.
Beramallah karena segala sesuatu sudah dimudahkan terhadap apa2 yang diciptakan.
Rata2 orang sukses itu karena dia rajin belajar. Sunggh2 dan bekerja keras. 1 banding satu juta orang sukses tapi dianya malas.
Kita ingin dapat ridhonya allah ya kita harus taat dan selalu beribadah kapadanya. Urusanya dimana taqdir kita nanti itu urusan allah. Kita pasrahkan aja kpada allah. Islam itu dari kata aslama yuslimu islaaman artiya mneyerahkan dan pasrah.
Karena allah tuhan kita. Kita milik allah. Kita hanya sebagai hamba pasrahkan saja semua taqdir kita. Kita tetap berusaha.
😊😊😊😊
Wallahuakalam bisshowab

Istiqomah menjaga keimanan

Istiqomah menjaga keimanan.😊
Oleh: yovi_el faqir

Innan nas huliqu bitobaqihim syatta, faminhum yuuladu mukminan wa yahya mukminan wa yamuutu mukminan,-
(Sesungguhya manusia diciptakan oleh Allah dengan keadaan yang bermacam-macam, diantara mereka ada yang dilahirkan dalam keadaan iman, hidup dalam keadaan iman dan mati dalam keadaan iman)
Allahummajalna minhum.
Sungguh sangat beruntung bagi kita karena sudah diberikan nikmat oleh Allah berupa iman kepadanya, bisa kita bayangkan jika seandainya kita terlahir dari keluarga yang non muslim. Kita yang terlahir sebagai muslim harus istiqomah menjaga keimanan kita sampai mati, jangan sampai keimanan kita maw ditukar dengan apapun, apalagi dengan supermi satu kardus. Istiqomah menjaga keimanan merupakan perintah Rosul kepada para sahabat yang pada gilirannya juga kepada seluruh umatnya.
Sahabat bertanya ya rosulallah Qul li fil islam qoulan la asalu anhu ahadan ghoiroka. ( wahai rosul katakan kepadaku suatu perkataan tentang islam yang tidak mungkin aku tanykan selain kepadamu) rosul menjawab qul amantu billahi tsummastaqim (katakan aku beriman kepada Allah, lalu istiqomahlah) HR. Muslim
Sahabatku sesama muslim, mungkin kita semua tahu di Al-Quran surat Yusuf, ketika nabi Yaqub kehilangan anaknya yaitu nabi Yusuf, nabi Yaqub sangatlah sedih sampai kedua air matanya memutih dan menjadi buta. Apakah nabi Yaqub sedih karena kehilangan anaknya? bukan kah seorang nabi sudah mengetahui kalau seorang anak itu hanya ujian dari Allah? Mengapa nabi Yaqub begitu sedih ketika mendengar kematian anaknya? Bukankah nabi yaqub tahu kalaw semua yang bernyawa akan mati dan kembali kepada Allah dan kalaupun nabi yaqub ditinggal mati oleh Yusuf bukankah nanti masih bisa bertemu di surga?
Sesungguhnya nabi Yaqub bukan menangisi kematian nabi Yusuf, karena nabi Yaqub mengetahui bahwa sodara Yusuf telah berbohong, dan beliau tahu kalau anaknya masih hidup, Inilah sebenarnya makna perkataan nabi Yaqub didalam Al Quran, inni aklamu minallahi mala taklamuuna. (Sesungguhnya aku mengetahui dari Allah sesuatu yang tidak kalian ketahui)
Didalam kitab fawaidul muhtaroh karangan habib zain bin ibrahim bin smith, hal 111.
Sesungguhnya nabi yaqub bermimpi bertemu dengan malaikat maut dan ditanyakan kepadanya apakah Yusuf sudah mati? Malaikat maut menjawab “sesungguhnya Yusuf belum mati dan suatu saat nanti kamu akan bertemu lagi dengannya”
Ketika nabi Yusuf dan nabi Yaqub bertemu kembali, nabi Yusuf bertanya kepada ayahnya. “Ya abati lima aksarta ala huzni alayya hattabyaddot ainaka? (Wahai ayahku kenapa engkau sedih karna berita kematianku sampai membuat matamu memutih?)
Awalam takun taklamu annallaha in lam yajmakni bika fiddunnya fasaufa yajmauniy bika yaumal qiyamah? (Bukankah ayah tahu bahwa kalaw allah tidak menyatukan kita didunia maka Allah akan mengumpulkan kita diakhirat nanti?)
Nabi Yaqub menjawab. Ya bunayya inni aklamu dalika, walikinni kuntu haziinan alaika houfan AN TUGHOIYYIRO DIINAL ISLAM fayufarriqullahu baini wa bainaka yaumal qiyamah
(Wahai anakku sesungguhnya aku sudah mengetahui hal itu, akan tetapi sesungguhya saya sedih kehilanganmu karena aku takut ketika engkau jauh denganku engkau tidak lagi menyembah Allah, aku takut engkau tidak beriman lagi kepada Allah dan mati tidak dalam keadaan Islam sehingga di hari kiamat nantu aku tidak bisa bertemu lagi denganmu)
Sahabatku sesama muslim, itulah sebenarya yang dikawatirkan oleh nabi Yaqub, beliau takut jika anaknya tidak istiqomah beriman kepada Allah sampai mati.
Karena dari hadits diatas👆�wa minhum yuuladu mukminan wa yahya mukminan wa yamuutu kaafiron. (Diantara manusia ada yang dilahirkan beriman, hidup beriman tapi ketika mati menjadi kafir)
Naudzu billahi
الاستقامة خير من ألف كرامة
Istiqomah itu lebih baik daripada seribu karomah.
Sahabatku sesama muslim, akhir2 ini di negeri kita banyak masyarakat yang tertipu dengan seseorang berpenampilan alim, berjubah memakai imamah dan sebagainya, mereka bisa menipu orang awam dengan kelebihannya yang bermacam2, bisa menggandakan uang, bisa menyembuhkan, bisa menjandakan 😂dll. Mereka mengaku sebagai seorang wali yang memiliki karomah, tapi kita tidak pernah menyelidiki apakah mereka itu istiqomah dalam beribadah kepada Allah. Sesungguhnya istiqomah itu lebih baik dari seribu karomah. Janganlah tertipu,
Terkadang karamah diberikan justru pada orang tiada baginya istiqamah… Yakni karomah yang merupakan kejadian luar biasa tidaklah berarti bagi orang-orang ahli hakikat sebab karomah yang sesungguhnya bagi mereka adalah istiqamah. Rujukan dan sandaran istiqamah adalah keabshahan iman kepada Allah Azza Wa Jalla dan mengikuti segala yang diajarkan baginda Nabi Muhammad SAW secara lahir dan bathin.
Karenanya Abu Yazid al-Busthami berkata “Bila seorang mampu menggelar sajadah tempat shalatnya diatas air, mampu duduk bersila diudara maka janganlah sesekali kalian tertipu hingga kalian jumpai bagaimana dirinya dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah”. Ditanyakan pada Abu Yazid “Sesungguhnya si Anu mampu berjalan disatu malam menuju Makkah”.
Beliau menjawab “Sesungguhnya syetan mampu berjalan dari ujung timur keujung barat dalam sekejap mata”. Ditanyakan pada Abu Yazid “Sesungguhnya si Anu mampu berjalan diatas air”. Beliau menjawab “Ikan-ikan di air, burung-burung diudara lebih mengherankan ketimbang hal itu”. [ Syarh al-Hikam al-‘Athooiyyah I/126 ].
Wallahuaklam.
Semoga kita semua dilahirkan dalam keadaan beriman kepada Allah, hidup dalam keadaan beriman dan tentu saja mati dalam keadaan Iman. 😊
Allahumma aamiin.

Total Pageviews

Cari

Popular Posts